Harga telur tak juga turun, pemerintah bakal intervensi pasar

Selasa, 17 Juli 2018 | 07:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk menstabilkan harga telur dan daging ayam di pasaran. Upaya tersebut sudah mendapat respon positif dari para pelaku usaha.

"Ada beberapa langkah ke depan yang kita mintakan dan juga dapat respon positif dari para pelaku, yaitu jangan mengambil tambahan keuntungan," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantornya, Senin (16/7/2018).

Dia bilang, pihaknya juga akan melakukan intervensi pasar jika harga telur dan daging ayam tak berangsur turun. Langkah tersebut akan ditempuh jika selama sepekan ini harga komoditas itu tak juga menurun.

"Kami menyiapkan langkah untuk melakukan intervensi pasar. Langkah itu dilakukan dengan kita meminta para integrator yang besar itu untuk mengeluarkan stoknya dan kami akan melakukan penjualan langsung di pasar," kata Enggar.

Sebagai informasi, harga telur ayam ras negeri, di Pasar Pal Merah pada Jumat (13/7/2018), mencapai Rp 29.000. Sementara di salah satu pasar modern di Ciledug, Tangerang, Minggu (15/7/2018), harga telur mencapai Rp 28.900 per kilogram. Kenaikan harga telur ayam mencapai Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per kilogram dari harga normal sekitar Rp 22.000 sampai Rp 24.000. kbc10

Bagikan artikel ini: