44% Orang Indonesia cuek soal persiapan pensiun

Jum'at, 20 Juli 2018 | 14:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Hasil Survei Skor Kesejahteraan Cigna 360 menyebutkan, masyarakat Indonesia masih tidak terlalu pusing dalam menyiapkan dana untuk masa tua mereka. Sebab, sekitar 44% dari masyarakat berharap anak mereka akan mengurus saat mereka tua.

”Jumlah itu jauh di atas rata-rata global yang sebesar 22%,” ujar CEO Cigna Indonesia Herlin Sutanto saat merilis hasil Survei Skor Kesejahteraan Cigna 360 di Jakarta.

Herlin menjelaskan, survei kali ini merupakan survei tahun keempat. Tahun ini survei digelar Cigna secara global di 23 negara, termasuk di Indonesia, sepanjang Februari–Maret 2018. Tahun lalu, survei digelar di 13 negara. Total responden kali ini ada 14.165 orang.

Mereka diwawancarai secara online. Khusus di Indonesia, Cigna mewawancarai 1.000 orang. Dalam survei ini, Cigna kembali mengangkat persepsi dan kekhawatiran kesejahteraan masyarakat di lima aspek utama, yakni kesejahteraan, fisik, keluarga, sosial, keuangan, dan kerja.

”Survei tahunan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu orang-orang yang kami layani dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan rasa aman mereka,” katanya.

Melalui survei itu, Cigna menjadi mengerti kebutuhan konsumen, sehingga bisa memberikan solusi dengan kualitas terbaik. Dikatakan, dengan memahami persepsi masyarakat secara keseluruhan tentang kesejahteraan, Cigna dapat mengembangkan perlindungan yang lebih baik.

”Tentunya ini bisa membantu perencanaan kebutuhan kesehatan dan keuangan masyarakat Indonesia,” kata dia. Menurut Herlin, masyarakat Indonesia ”siap” untuk masa tua, yakni tetap percaya bahwa anak akan mengurus hidup mereka.

Sebanyak 7 dari 10 responden di Indonesia melihat diri mereka siap memasuki usia pensiun, baik secara sosial maupun keuangan. Angka itu berada di atas rata-rata global, yakni 5 dari 10 responden.

”Tanpa perencanaan keuangan yang baik, optimisme ini bisa menghasilkan risiko di kemudian hari.Ekspektasi mereka tentang kesiapan hari tua, bisa saja mengecewakan mereka pada masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Cigna Indonesia Ben Furneaux menjelaskan, sebagian besar responden di Indonesia setuju pentingnya asuransi. Sebanyak 8 dari 10 orang percaya asuransi merupakan hal yang penting atau sangat penting ketika mengatur kesejahteraan keuangan mereka secara keseluruhan.

Sebanyak70% responden mengatakan, mereka mencari nasihat tentang kesejahteraan hidup dari pasangan, sementara 46% responden mencari nasihat dari orang tua. Artinya, kata dia, keluarga memegang peranan penting dalam membantu orang yang dikasihi dalam mempersiapkan masa depan yang pasti. kbc10

Bagikan artikel ini: