Pacu kinerja,

Rabu, 1 Agustus 2018 | 10:44 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja Spektra terus dipacu. Anak usaha dari Federal International Finance (FIF) yang dikhususkan untuk pembiayaan gadged, elektronik dan perabotan rumah tangga ini kembali menggelar event “Spektra Meriah” ke 29 di Surabaya, tepatnya di Royal Plaza Surabaya.

Melihat potensi pasar yang cukup besar dan tingkat konsumsi masyarakat di sekitar Royal Plaza yang juga cukup tinggi, maka Spektra Meriah yang digelar mulai kemarin, Minggu (30/7/2018) hingga Minggu (5/8/2018) tersebut ditarget bisa membukukan penjualan sekitar Rp 5 miliar. Target tersebut jauh lebih besar dibanding pencapaian pada event yang sama yang digelar di City of Tomorrow (Cito) awal tahun kemarin yang hanya sekitar Rp 2,5 miliar dari target Rp 3 miliar.

“Karena baru kali ini kami menggelar Spektra Meriah di sini. Optimisme kami juga dipicu oleh tingginya trafik pengunjung serta besarnya tingkat konsumsi masyarakat  disekitarnya,” ujar Area Manager MPF Jatim I, Richardo kepada wartawan di Surabaya, Selasa (31/7/2018) petang.

Dan untuk memikat konsumen, ada promo yang ditawarkan selama perhelatan ini, misalnya DP murah hingga bunga nol persen untuk bisa memiliki  produk unggulan Spektra,mulai dari produk gadget, elektronik, furniture, hingga sepeda gunung.

"Ada 10 brand yang ikut dalam pameran ini dan semuanya bisa didapatkan dengan mudah melalui pembiayaan dari kami. Bunga kreditnya pun tidak tinggi, sangat ringan. Namun jika dilihat komposisi pengajuan kredit, terbesar  masih gadget yang mencapai 53 persen, elektronik 39 persen, furniture 7 persen dan lain-lain sekitar satu persen,” tambah Asisten Vice President Astra Multi Finance, Steven nathaniel.

Terkait kinerja Spektra, ia mengatakan cukup bagus. Pada semester  I/2018, realisasi pengucuran kredit di wilayah Jatim I yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Madura telah mencapai Rp82 miliar dengan rata-rata Rp 17 miliar per bulan. Sementara target hingga akhir tahun sekitar Rp 200 miliar, naik dibanding realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 173 miliar.

Walaupun pencapaian saat ini masih jauh dari target, namun ia sangat optimis di akhir tahun besok target bakal tercapai. Karena penjualan tertinggi biasanya ada pada Semester II karena ada banyak promo dan cuci gudang.

Sedangkan untuk kredit macet di Spektra pada tahun ini mengalami perbaikan. Jima sebelumnya masih di level 7 persen ke atas, maka pada tahun ini hanya 6 persen sampai 7 persen. “Karena tahun ini cukup banyak perbaikan di portofolio produk, seperti untuk produk gadget. Karena OJK menargetkan NPL hanya sekitar 3 persen,” pungkas Richardo. kbc6

Bagikan artikel ini: