Yayasan Danamon Peduli gelar pelatihan keuangan untuk pelaku UKM di Surabaya

Rabu, 1 Agustus 2018 | 16:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) menggelar kegiatan pelatihan dan literasi keuangan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) bertajuk “UKM Sukses Finansial dan Usaha”, pada Rabu (1/8/2018).

Kegiatan ini dihadiri 60 UKM Kota Surabaya dan didukung oleh Komunitas Tangan Di Atas, Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia dan mitra kerja Danamon, Junior Chamber International.

“Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia dan menjadi salah satu kota yang paling berkembang di pulau Jawa. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan dan sosial budaya di provinsi Jawa Timur, Surabaya terus mendulang penghargaan dan prestasi baik skala nasional maupun global. Hal ini tentu saja menjadikan Surabaya sebagai satu pusat perekonomian nasional yang sangat diperhitungkan. Oleh karenanya, melalui kegiatan pelatihan dan literasi keuangan, Danamon Peduli ingin turut berkontribusi dalam peningkatan kapasitas UKM yang ada di kota Surabaya,” kata Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli, melalui siaran pers, Rabu (1/8/2018).

Dipaparkannya, dinamika kondisi ekonomi bangsa dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendorong Danamon dan Danamon Peduli untuk berperan aktif dalam mempersiapkan pelaku UKM yang kompeten melalui kegiatan pelatihan dan literasi keuangan. Terlebih karena salah satu fokus dari MEA adalah memprioritaskan UKM yang berdaya saing pada produk dan layanannya, serta sumber daya manusia yang mumpuni, yaitu pelaku usaha yang mampu mengelola dan melakukan pelaporan keuangan dengan baik. Selain itu dituntut pula untuk tanggap terhadap kemajuan teknologi dan informasi.

Kegiatan literasi keuangan ini menghadirkan narasumber Pandji Harsanto, Perencanaan Keuangan yang independen. Pada kesempatan ini, materi pelatihan menjelaskan mengenai cara mengelola dan menganalisa laporan keuangan untuk pengambilan keputusan bisnis, menganalisa cash flow dan cost production, memonitor harta, utang dan modal, tips menggunakan keuntungan untuk mengembangkan usaha dan penjelasan tentang dana pensiun, perpajakan, proteksi pendapatan dan tempat usaha.

Hadir pula Theo Martinus Mendrofa, Danamon Small Medium Entreprise Banking Team Leader, yang memaparkan aneka produk dan layanan perbankan dimana bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan UKM dalam pengembangan usaha, seperti akses permodalan usaha.

“Dengan jumlah pelaku UKM di kota Surabaya yang terus meningkat setiap tahun, maka kolaborasi dengan banyak pihak menjadi sangat penting. Terutama dalam percepatan pengembangan kapasitas dan permodalan UKM, mengingat sektor ini punya peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah dan kontribusinya dalam pendapatan nasional. Kami mendukung penuh UKM Indonesia agar mampu memegang kendali usahanya dalam persaingan yang semakin kompetitif,”ujar Restu.

Kegiatan pelatihan dan literasi keuangan Danamon Peduli ini diselenggarakan di sembilan kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Medan, Makassar, Palangkaraya dan Denpasar. Tema pelatihan di masing-masing kota disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UKM setempat. Selama 2018, untuk kegiatan pelatihan dan literasi keuangan UKM ini, Danamon Peduli mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar. kbc7

Bagikan artikel ini: