KPK pertanyakan sumber uang untuk belanja tiket Asian Games oleh BUMN

Rabu, 29 Agustus 2018 | 07:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan sumber uang yang digunakan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) untuk memborong tiket Asian Games 2018 untuk diberikan ke pejabat.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu pun mempertanyakan sumber uang yang digunakan BUMN untuk memborong tiket Asian Games 2018. Apalagi tiket tersebut menurut KPK dibagikan ke pejabat.

"Lucu juga, sumber pembeliannya (tiketnya) dari mana, harus ditelusuri juga karena nggak mungkin di anggaran perusahaan ada untuk beli tiket," katanya di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Secara umum, dia tidak mempermasalahkan BUMN memborong tiket. Tetapi ketika tiket tersebut diberikan ke pejabat lantas menimbulkan pertanyaan dari mana sumber uangnya.

"Yang salah kan gratifikasinya, kalau beli tiketnya biasa saja lah normal. Kita cek dulu pembelian tiket dari uang apa, dan dipastikan itu tidak mungkin ada di anggaran perusahaan beli tiket," paparnya.

Kalaupun menggunakan anggaran untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), harusnya tiket-tiket tersebut dibagikan ke masyarakat.

"Kalau CSR biasanya untuk rakyat bukan pejabat. Kalau belikan untuk CSR tapi dibagikan ke anak yatim nonton Asian Games itu boleh lah," tambahnya. kbc10

Bagikan artikel ini: