Menteri Sri bakal pelototi kegiatan spekulan

Selasa, 4 September 2018 | 08:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Komite Stabilisasi Sistem Keuangan (KSSK) bakal memantau setiap transaksi di pasar keuangan nasional. Langkah ini untuk mengetahui bahwa transaksi yang dilakukan tersebut mengandung unsur spekulasi atau tidak.

"Kita akan bersama-sama dengan BI dan OJK lewat forum KSSK akan meneliti dan memonitor secara detail tingkah laku pelaku pasar mana-mana transaksi yang legitimate demi memenuhi keperluan industrinya, atau tidak legitimate," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawat di Komplek Istana, Jakarta, Senin (3/9/2018).

"Kalau tidak legitimate kami akan lakukan tindakan tegas agar tidak menimbulkan spekulasi atau sentimen negatif," tambah dia.

Dia mencontohkan, transaksi yang bakal diteliti ini sudah sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya atau tidak, terutama dalam setiap kegiatan impor. Pasalnya, setiap dolar yang digunakan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Kalau kita mengimpor bahan baku, barang modal, dan memang bisnisnya ada, untuk bayar utang kembali. Memang ada kebutuhan yang legitimate, kalau tidak kan mereka lakukan sesuatu yang spekulatif," ungkap dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga mengungkapkan bahwa upaya tersebut masuk satu rangkaian dalam upaya pemerintah menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kondisi terkini perekonomian nasional.

Menurut Sri Mulyani, fundamental ekonomi Indonesia yang masih baik pun tidak serta merta dilakukan perbaikan, apalagi guna mengundang investor masuk.

"Yang kita lihat adalah melihat langsung ke pondasi, mana faktor yang dianggap sebagai sumber market melihat sebagai salah satu yang titik lemah. Selama ini dianggapnya adalah neraca pembayaran, terutama dari trade account dan current account," tutup dia. kbc10

Bagikan artikel ini: