Saingi Apple, kapitalisasi pasar Amazon nyaris sentuh USD1 triliun

Selasa, 4 September 2018 | 15:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kurang dari sebulan setelah Apple menjadi perusahaan Amerika Serikat pertama yang bernilai USD1 triliun atau Rp14.569 triliun, Amazon mulai mengimbanginya.

Dilansir dari Fortune, saham Amazon melintasi ambang USD2.000 untuk pertama kalinya pada 30 Agustus lalu, dan menempatkan kapitalisasi pasar ditanda USD1 triliun.

Saham Amazon naik setinggi USD2,025.57 selama perdagangan reguler sebelum ditutup pada USD2002,38, atau USD977 miliar atau Rp14,234 triliun dalam nilai pasar.

Keuntungan Amazon minggu ini membatasi reli bullish yang telah meningkatkan harga sahamnya sebesar 127% selama tahun lalu. Sebaliknya, Indeks Nasdaq Composite, naik 27% dalam periode itu.

Perusahaan telah memperkuat posisinya sebagai platform e-commerce terkemuka, sekaligus memperluas kehadirannya di pasar dengan mengakuisisi Whole Foods Market. Hal ini juga dilihat dari pertumbuhan baru dalam bisnis margin yang keuntungannya lebih tinggi seperti penawaran Amazon Web Services cloud dan penjualan iklan di propertinya.

Keseluruhan pendapatan Amazon naik 39% di kuartal terakhir, sementara pendapatan cloud tumbuh 49% dan pendapatan iklan 132%.

Laporan analis Morgan Stanley minggu ini membantu mendorong saham di atas level USD2.000. Pada hari Selasa, Morgan Stanley menaikkan target harganya di Amazon dari USD1.850 per saham menjadi USD2.500, mengutip pertumbuhan dalam pendapatan awan serta meningkatnya keanggotaan Amazon Prime.

Pada target harga baru itu, Amazon akan bernilai sekitar USD1,2 triliun atau Rp17.482 triliun.

Pasar Apple tutup pada akhir perdagangan reguler pada hari Kamis adalah USD1,09 triliun, setelah melanjutkan perbaikannya sendiri setelah melanggar di atas batas pasar USD1 triliun pada 2 Agustus. kbc10

Bagikan artikel ini: