Bersaling dengan BMW, Tesla mulai ancam pasar mobil Amerika Serikat

Selasa, 25 September 2018 | 17:35 WIB ET

NEW YORK, kabarbisnis.com: Penjualan kendaraan pada bulan Agustus untuk Pasar Amerika Serikat (AS), Tesla sukses menjual lebih banyak Model 3 dari produsen mobil asal Jerman, BMW.

Dalam bulan itu, Tesla diperkirakan menjual 20.450 unit. Namun perlu dicatat bahwa jika model SUV dihitung, BMW masih menjual lebih banyak kendaraan daripada Tesla.

Apa pun, ini pencapaian yang menarik untuk Tesla dan itu menunjukkan kendaraan EV semakin dekat di AS.

Tesla merupakan produsen mobil listrik terbesar saat ini, dibeberapa negara Tesla Model 3, S, X dan roadster telah banyak dipilih konsumen beberapa negara yang telah menerapkan emisi gas buang rendah bahkan ramah lingkungan bagi kendaraan yang digunakan.

Meski harga yang ditawarkan cukup terjangkau, namun bos Tesla Elon Musk akan terus mengembangkan pasarnya dengan meluncurkan varian entry level bagi konsumen menengah ke bawah.

Elon Musk sendiri akan menggunakan nama Model Y untuk mobil listrik dengan harga murahnya. Namun Musk sendiri belum mengeluarkan harga yang akan dilempar untuk pasar mengenai mobil murahnya tersebut.

Seperti dikutip dari Gaadiwaadi, pengembangan model Y sendiri dikabarkan akan menggunakan platform dari model 3, namun belum diketahui pasti desainnya. Secara teknis baterai yang digunakan akan sama dengan yang diusung Tesla model 3.

Tesla akan memproduksi Model Y dengan desain compact SUV, perakitannya akan dilakukan di pabrik baru. Tak akan menggunakan parbik di Fremont yang kini tak tengah berhenti beroperasi seperti dikabarkan sebelumnya.

Elon Musk dikabarkan akan meluncurkan model Y pada 2020 dengan masa perkenalan ke konsumen tahun depan. kbc10

Bagikan artikel ini: