Antusias peserta meningkat, 140 builder ikuti Suryanation Motorland Battle 2018 seri Surabaya

Minggu, 30 September 2018 | 09:34 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kreativitas para builder alias custombike Tanah Air tak kalah dengan negara-negara lain. Hal ini terlihat dari ajang modifikasi kendaraan bermotor terbesar di Tanah Air, Suryanation Motorland Battle 2018.

Kali ini, Surabaya menjadi kota terakhir atau puncak rangkaian Suryanation Motorland Battle 2018, dimana tepatnya di Lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya ini digelar dua hari berturut-turut, yakni pada Sabtu-Minggu (29-30 September 2018) yang merupakan puncak dari Suryanation Motorland Battle 2018 yaitu Suryanation Motorland Grand Battle.

Pada seri ketujuh ini seluruh builder terbaik akan hadir dengan karya terbaiknya untuk bertarung menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018.

Suryanation Motorland Commite, Rizky Dwianto mengatakan dalam seri Suryanation Motorland Surabaya ini animo peserta meningkat dibanding di enam kota sebelumnya.

"Animo peserta dari kota sebelumnya cukup banyak. Pada seri final ini ada 140 peserta custom bike dari kota Surabaya dan sekitarnya cukup luar biasa," kata Rizky Dwianto di Lapangan Kodam V Brawijaya, Sabtu, (29/9/2018).

Menurutnya,  seluruh peserta yang hadir di acara Grand Battle ini akan tampil dengan performa terbaiknya mengingat ini adalah seri pamungkas sehingga builder-builder akan tampil all out.

Pada hari pertama Seri Grand Battle Suryanation Motorland Battle Surabaya, kata Rizky pihaknya akan mencari motor terbaik atau Best of The Best yang ke-7.

"Untuk hari kedua nanti kita akan mencari siapa pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018 yang akan dibawa ke custombike show di kota Bad Salzuflen Jerman pada bulan November 2018 mendatang," kata Rizky.

Pemenang Best of The Best dari kota Surabaya ditentukan oleh para juri nasional yaitu: Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta) dan Indra Pranajaya (Razzle Dazzle Choper Works Bandung). Mereka memilih satu motor terbaik dari seri Surabaya untuk bertarung di acara Grand Battle di hari Minggu. 

Motor tersebut akan bersaing dengan pemenang Best of The Best dari enam kota lain, yaitu: Yudha Nugraha (Coffee Gasoline Garage) dengan motor Triumph TR6 pemenang Best of The Best dari kota Palembang, Saibun Panjaitan dengan motor berbasis CB 100 pemenang Best of The Best kota Medan, Ronny Sinaga dari Gege’s Garage dengan motor Harley Davidson Sportster pemenang Best of The Best Tangerang Selatan, Arif Rohman Syaeful dari Sinyo Edan Custom dengan motor Harley Davidson bergaya Prostreet pemenang Best of The Best Semarang, Hendra Prasetya dari Suhenk Garage dengan motor  Suzuki Thunder 250 bergaya Chopper pemenang Best of The Best Denpasar dan Herman Dahlan dari DSG Motorcycle Garage dengan motor Harley Davidson Dyna tahun 2005 yang bergaya Bobber pemenang Best of The Best Makassar. 

Acara Grand Battle pada hari kedua merupakan penentuan untuk menetapkan siapa yang akan menjadi pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018. Untuk menentukan The Greatest Bike Suryanation Motorland para juri nasional akan mendapatkan bantuan dari dua juri tamu yaitu: Mirko Perugini dari Gallery Motorcycles Italia dan Rad Yamamoto dari Ask Motorcycle Jepang. 

"Nantinya pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018 bersama motornya akan dibawa ke acara Custombike-Show di kota Bad Selzuflen, Jerman pada 30 November - 2 November 2018 mendatang melalui program Suryanation Motorland Goes to International Custom Show 2018," ungkap Rizky Dwianto.

Di seri pamungkas ini Iconic Bike Suryanation Motorland 2018 yang diberi nama “Tosan Adji” yang dibuat bersama oleh Lufti Ardika pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 dengan Andhika Pratama pemenang Committee Pick Suryanation Motorland 2017 juga akan diperlihatkan untuk pertama kalinya setelah proses pembuatannya selesai. Motor dengan basis mesin Wl tahun 1947 ini hadir dengan gaya Boardtracker dengan sentuhan perpaduan klasik dan modern pada seluruh bagian motor. 

Suryanation Motorland Grand Battle tetap menghadirkan keseruan ala dunia roda dua seperti: Custom Bike Contest, Rolling Thunder, Games, Booth Apparel dan juga F&B. Selain itu juga ada stunt ride competition, pertunjukan live dari artworker, dan pertunjukan musik. Di bagian apparel, booth Tigrehood menyediakan berbagai aksesoris khas anak motor seperti kaos, jaket, helm dan sarung tangan. Sementara untuk pertunjukan musik hadir PAS Band, The Changcuters, Netral dan Jamrud yang menghibur penonton sampai usai pertunjukan.  

Pengunjung juga bisa melihat hasil akhir kolaborasi ‘Inspirational Bike” berbasis Kawasaki W175 yang dikerjakan bersama oleh para artworker Suryanation Motorland 2018 yaitu: Yus Tattoo, Katros Garage, Hacka Pinstriping dan Cetul Leatherart. Mereka mengerjakan bagian per bagian pada motor sesuai dengan keahlian mereka masing-masing sejak seri pertama di kota Palembang. 

Rangkaian acara Grand Battle Suryanation Motorland juga sudah dimulai dengan  kegiatan Suryanation Ride bersama dengan Bucek Depp dan Franky Mory Astorianto builder dari Yasashii Garage, Bandung. Mereka melakukan perjalanan bersama dua bikers dari Surabaya yaitu Kevin Wayne dan Mufti Baaz yang terpilih untuk melakukan perjalanan bersama mengeskplor keindahan Pantai Banyuwangi untuk menuju Pulau Madura dan berakhir di kota Surabaya. 

“Seri Grand Battle ini merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan Suryanation Motorland di tahun 2018. Kami berharap acara ini bisa memberikan inspirasi bagi pecinta dunia roda dua di Indonesia sesuai dengan tema tahun ini “ Live to Inspire” tutup Rizky. kbc7

Bagikan artikel ini: