Ketat! 3,6 Juta pelamar rebutan 238.015 posisi PNS

Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebanyak 3.627.797 pelamar memperebutkan 238.015 posisi dalam program penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Untuk tingkat kementerian/lembaga, Kementerian Hukum dan HAM menerima pelamar terbanyak, sedangkan untuk pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, Provinsi Jawa Timur dan Kota Bandung menempati posisi teratas. 

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (16/10), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin menyatakan pendaftaran CPNS telah ditutup pada Senin (15/10) pukul 23.59 waktu setempat. Pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas pelamar dan hasilnya diumumkan 21 Oktober 2018. Pelamar  yang lolos akan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) pada 26 Oktober sampai 17 November 2018. Setelah melewati seleksi tersebut, pelamar akan mengikuti seleksi kompetensi bidang pada 22-28 November 2018. Pelamar yang lolos seleksi diumumkan pada minggu pertama Desember 2018. 

"Saya mengajak kita bersama mengawal dan menjaga agar proses seleksi CPNS tahun 2018 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya. Saya tegaskan agar masyarakat/calon pelamar tidak mempercayai apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS dimaksud dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya," tegasnya.

Khusus wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah, Syafruddin menyatakan proses seleksi CPNS di Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong, ditunda hingga tahun depan. 

Untuk wilayah Papua dan Papua Barat, pihaknya akan melakukan seleksi CPNS secara terpisah.

Data CPNS 2018

1. Pelamar:

a. Formasi umum: 3.587.967 pelamar

b. Formasi penyandang disabilitas: 1.640 pelamar

c. Formasi putra/putri Papua: 3.440 pelamar

d. Formasi lulusan terbaik: 25.966 pelamar

e. Formasi diaspora: 19 pelamar

f. Formasi eks tenaga honorer kategori II: 8.765 pelamar

2. Pelamar Terbanyak Kementerian/Lembaga: 

a. Kementerian Hukum dan HAM: 487.071 pelamar

b. Kementerian Agama: 265.264 pelamar

c. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: 62.593 pelamar

d. Kejaksaan Agung: 50.823 pelamar

e. Kementerian Perhubungan: 37.717 pelamar

3. Pelamar Tersedikit Kementerian/Lembaga:

a. Badan Koordinasi Penanaman Modal: 843 pelamar

b. Sekretariat Jenderal MPR: 771 pelamar

c. Sekretariar Jenderal Komisi Yudisial: 697 pelamar

d. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemananan: 667 pelamar

e. Badan Pengawas Tenaga Nuklir: 657 pelamar

3. Pelamar Terbanyak Pemerintah Provinsi: 

a. Provinsi Jawa Timur: 63.186 pelamar

b. Provinsi Jawa Tengah: 56.213 pelamar

c. Provinsi DKI Jakarta: 33.773 pelamar

d. Provinsi Jawa Barat: 29.709 pelamar

e. Provinsi DI Yogyakarta: 20.759 pelamar

4. Pelamar Tersedikit Pemerintah Provinsi: 

a. Provinsi Sulawesi Tenggara: 3.127 pelamar

b. Provinsi Sulawesi Utara: 2.916 pelamar

c. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung : 2.805 pelamar

d. Provinsi Maluku: 2.644 pelamar

e. Provinsi Sulawesi Tengah: 1.712 pelamar

5. Pelamar Terbanyak Pemerintah Kabupaten/Kota: 

a. Kota Bandung: 19.169 pelamar

b. Kabupaten Deli Serdang: 13.941 pelamar

c. Kota Palembang: 13.370 pelamar

d. Kabupaten Bandung: 12.853 pelamar

e. Kabupaten Cirebon: 12.519 pelamar

6. Pelamar Tersedikit Pemerintah Kabupaten/Kota: 

a. Kota Bukittinggi: 759 pelamar

b. Kota Padang Panjang: 701 pelamar

c. Kota Lubuk Linggau: 571 pelamar

d. Kabupaten Sigi: 482 pelamar

e. Kota Gunung Sitoli: 154 pelamar

Bagikan artikel ini: