Dorong anak muda jadi eksporir, Kadin rilis Gerakan Ekspor Nasional

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 07:50 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprakarsai Gerakan Ekspor Nasional (GEN). Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendongkrak ekspor nasional.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan minat menjadi eksportir di kalangan generasi muda khususnya di perguruan tinggi dan UKM/IKM. Melalui GEN, diharapkan dapat melahirkan 100.000 eksportir baru/pemula sampai tahun 2030.

“Kita harapkan akan muncul para pelaku ekspor yang baru, sehingga ada diversifikasi produk atau pasar barang ekspor Indonesia ke negara-negara non tradisional maupun memasuki pasar-pasar tradisional, termasuk Amerika Serikat dan China,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa dalam sambutannya di Trade Expo Indonesia (TEI) 2018, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (25/10/2018).

Selain diversifikasi produk ekspor, Rosan mengungkapkan pengembangan pasar ekspor, peningkatan harga ekspor dan pengembangan ekosistem ekspor menjadi empat pilar strategi untuk mengembangkan ekspor nasional.

Dalam penyelenggaraan TEI 2018 sebelumnya, Kadin berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk menghimpun mitra bisnis Indonesia. Tak hanya itu, kerja sama tersebut juga bertujuan memanfaatkan kesempatan selama TEI untuk menggali peluang kerjasama bisnis dengan pihak Indonesia, mengembangkan kerjasama investasi, hingga mengembangkan arus pariwisata imbal-balik dari dan ke negara-negara mitra bisnis Indonesia.

“Kadin intens mengadakan bisnis forum, B2B, matchmaking dengan delegasi negara lainnya, dan beberapa Chambers telah menandatangani MOU dengan Kadin untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi,” paparnya.

Selama gelaran TEI, sedikitnya akan ada 19 negara yang akan melakukan pertemuan bilateral dengan Kadin, diantaranya Afrika Selatan, Bahrain, Pakistan, Alzajair, Bosnia, Kamerun, Papua New Guinea, Irak, Syria, Kuwait, Afghanistan, Kolombia, Malaysia, Oman, Turki, Bulgaria, Kroasia, Rumania dan Rusia. Selain itu, organisasi negara-negara Amerika Selatan, Mercosur juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan.

Selain melakukan pertemuan bilateral, Kadin Indonesia melakukan penandatanganan MoU dengan negara-negara sahabat antara lain dengan Sarawak Business Federation, Algerian Chamber of Commerce and Industry, Federation of Syrian Chamber of Commerce dan dengan Union of Chamber and Commodity Exchange of Turkey.

“Kami harapkan kerjasama yang telah dijajaki dapat pula membuka akses yang lebih mudah bagi para pelaku ekspor Indonesia, sehingga tujuan dari Gerakan Ekspor Nasional dapat tercapai seperti yang kita sama-sama harapkan,” pungkas Rosan. kbc10

Bagikan artikel ini: