Peringati Sumpah Pemuda, Pemuda Pancasila Surabaya bedah rumah warga kurang mampu

Senin, 29 Oktober 2018 | 06:23 WIB ET
La Nyalla
La Nyalla

SURABAYA, kabarbisnis.com: MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya mengisi peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus hari lahir ormas tersebut dengan melakukan bedah rumah warga kurang mampu. Para kader PP Surabaya bahu-membahu membedah rumah milik Ibu Pii, perempuan 73 tahun yang tinggal di Jalan Manukan Lor, Surabaya.

“Kami mengisi Sumpah Pemuda sekaligus Hari Lahir Pemuda Pancasila dengan kegiatan sosial ini. Pemuda Pancasila harus mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, salah satunya ada gotong royong membantu sesama melalui bedah rumah yang selama ini rutin kami lakukan di sejumlah wilayah di Surabaya,” ujar Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Surabaya, Baso Juherman.

Pemuda Pancasila sendiri berdiri pada 28 Oktober 1959. Diinisiasi oleh Jenderal Abdul Haris Nasution, ormas tersebut telah tersebar di seluruh Indonesia dan terus melakukan berbagai kegiatan positif pemberdayaan masyarakat.

Baso mengatakan, Pemuda Pancasila adalah organisasi yang lahir, tumbuh, dan berkembang di tengah-tengah rakyat. Maka menjadi keharusan untuk selalu dekat dengan rakyat.

“Kader Pemuda Pancasila selalu berikhtiar untuk memberi solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dengan saling membantu ini, Insya Allah negara kita bisa terus maju dan membanggakan,” ujar Baso.

Ke depan, sambung Baso, beragam kegiatan sosial akan terus dijalankan oleh Pemuda Pancasila Surabaya, mulai dari bedah rumah, pendampingan warga miskin yang terlibat masalah hukum, beasiswa pendidikan, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pemuda Pancasila sepenuhnya sadar bahwa Pancasila hanya akan jadi simbol semata jika tak digerakkan dan dijalankan semua nilai yang terkandung di dalamnya. Maka kami berperan aktif menjalankannya lewat berbagai program, terutama yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Baso.

Bagikan artikel ini: