9 Bulan, laba Indofood susut 13,6 persen jadi Rp2,82 triliun

Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan penurunan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 13,6% menjadi Rp2,82 triliun pada periode sembilan bulan pertama 2018 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,26 triliun.

Padahal, perseroan mencatatkan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 3,1% menjadi Rp54,74 triliun dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp53,12 triliun.

"Secara umum, harga CPO tetap menjadi tantangan bagi kinerja kami. Sebagai catatan yang positif, kami tetap dapat meraih pertumbuhan penjualan di periode sembilan tahun ini dengan didukung kinerja grup CBP yang kuat," kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2018).

Seiring dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan dan pendapatan juga naik menjadi Rp39,27 triliun dari sebelumnya Rp37,9 triliun. Begitu juga dengan pos beban penjualan naik jadi Rp6,17 triliun dari sebelumnya Rp5,84 triliun.

Sementara itu, perseroan juga mencatatkan keuntungan dari selisih kurs penjabaran sebesar Rp236,12 miliar. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp48,8 miliar.

Laba usaha Indofood tumbuh 1,4% menjadi Rp6,79 triliun dari sebelumnya Rp6,7 triliun. Sementara margin laba usaha juga turun jadi 12,4% dari sebelumnya 12,6%. kbc10

Bagikan artikel ini: