WhatsApp berniat sisipkan iklan di fitur status?

Senin, 5 November 2018 | 16:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pendiri WhatsApp berjanji untuk tidak memasukkan iklan pada aplikasi. Akan tetapi, setelah mereka keluar dari perusahaan, WhatsApp tampaknya mulai berpikir untuk menambahkan iklan pada aplikasi mereka.

WhatsApp dikabarkan menemukan cara menggabungkan iklan sebagai upaya untuk membuat Whatsapp menjadi populer.

Dilansir dari Digital Trends, WhatsApp sedang bersiap untuk memasang iklan ke fitur Status. Status ialah bagian dari fitur aplikasi yang memungkinkan Anda berbagi teks, foto, video dan GIF yang akan hilang setelah 24 jam.

Kabar tentang WhatsApp akan memasang iklan yang dikonfirmasi oleh wakil presiden Chris Daniels yang mengatakan kepada economic times. “Kami akan menempatkan iklan di status,” ujar Chris.

Daniels tidak mengatakan kapan iklan akan mulai muncul, tetapi mengungkapkan bahwa ini sedang bekerja untuk WhatsApp yang dalam persiapan lanjutan agar iklan segera muncul.

Seperti diketahui, Facebook mengakuisisi WhatsApp pada 2014 dengan biaya USD19 miliar.

Co-founder, Jan Koum dan Brian Acton meluncurkan WhatsApp pada 2004 dengan pendapatan satu-satunya yang dihasilkan oleh biaya tahunan USD1 yang dikenakan setelah satu tahun penggunaan. Pada tahun 2016, aplikasi pesan ini mengratiskan untuk semua orang.

Namun kemudian, di tengah laporan ketegangan antara pendiri WhatsApp dan bos mereka di Facebook tentang cara mengembangkan aplikasi, Acton keluar dari perusahaan pada 2017, dengan Koum setelah beberapa bulan kemudian. kbc10

Bagikan artikel ini: