Siap diproduksi Januari 2019, motor listrik Gesits bakal dapat insentif

Senin, 12 November 2018 | 08:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pemerintah akan mendukung produksi sepeda motor listrik Gesits. Salah satunya dengan pemberian insentif.

Direktur Industri Matirim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, untuk industri semacam ini, sebenarnya pemerintah telah menyiapkan insentif bagi berupa fiskal maupun nonfiskal.

"Ada insentif fiskal dan nonfiskal," ujar dia dalam Konferensi Regional Pembangunan Industri ke-1 (Regional Conference on Industrial Development/RCID) di Kuta, Bali, Minggu (11/11/2018).

Namun demikian, Putu mengaku belum tahu persis insentif apa saja yang akan didapatkan oleh produsen motor listrik ini. Sebab, insentif yang didapat tergantung dari sektor industrinya.

"Itu tidak individual per perusahaan, tapi sektor industrinya. Gesits sudah masuk di dalam itu," ungkap dia.

Putu juga menyatakan, insentif yang akan diberikan juga ada yang harus diajukan oleh produsen atau secara otomatis didapatkan. Salah satu insentif yang harus diajukan yaitu Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) karena akan disesuaikan dengan komponen yang harus diimpor.

"Ada yang harus mengajukan, seperti BMDTP. Tapi ada yang langsung dapat, tergantung kebijakannya. Kalau terkait dengan industrinya, dia langsung dapat," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan, sepeda motor listrik Gesits akan diproduksi secara massal pada Januari 2019.

"Tahap industri ini barangnya sudah sangat siap dan Insya Allah produksi massal akan dilakukan pada bulan Januari. Sekarang ini sudah dilakukan uji tes semuanya," kata M Nasir. kbc10

Bagikan artikel ini: