Bersama Pertamina, PTPN X kembali latih petani tebu milenial

Selasa, 27 November 2018 | 17:13 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X kembali mengadakan Pelatihan Petani Tebu Milenial. Pelatihan yang digelar di Hotel Grand Surya Kediri pada 26-27 November 2018 yang diikuti oleh 75 petani milenial. 

Pada pelatihan kali ini PTPN X bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero), setelah sebelumnya menggandeng PT jasa Raharja dan PT TASPEN. Acara dibuka secara langsung oleh Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Arururogo dan Senior Analisis SMEPP Planning PT Pertamina (Persero), Andijanto Setyawan.

Ke 75 peserta tersebut adalah petani tebu muda binaan 9 pabrik gula kelolaan PTPN X yang tersebar di Sidoarjo, Mojokerto, ]ombang Nganju-k, Kedi{ dan Tulungagung bersama-sama mengikuti materi dari seluruh narasumber.

"Pelatihan ini merupakan salah sahr wujud sinergi BUMN antara PTPN X dengan PT Pertamina (Persero), dimana kami sangat fokus untuk meningkatkan pengetahuan mengenai budidaya tebu khususnya kepada petani-petani muda," terang Dwi dalam siaran pers yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Selasa (27/11/2018).

Melalui pelatihan ini, petani tebu dibekali mengenai budidaya tebu, mulai dari peluang dan potensi bisnis tebu, mekanisasi Tebang Muat Angkut (TMA), hingga penerapan core sampler dan e-Farming guna peningkatan produktivitas tebu. Selain itu, para peserta juga diajak melihat secara langsung peragaan mekanisasi cnze planter, peragaan fertiliser aplikator, dan peragaan olah tanam dalam dengan subsoiler di lahan HGU jengkol Kediri.

Dwi juga menambahkan, PTPN X selalu berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan on farm, salah satunya melalui pembinaan para petani di masing-masing wilayah pabrik gula melalui pelatihan milenial kali ini.

Selain melalui pelatihan, upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada petani adalah melalui penerapan mekanisasi sejak tahun 2011 dan hingga saat ini mengarah pada penerapan mekanisasi penuh. Penerapan mekanisasi untuk membuat pekerjaan on farm lebih efektif dan efisien serta meningkatkan produktivitas tebu.

Pada kesempatan yang sama Andi Janto Setiawan selaku Senior Analisis SMEPP Planning PT Pertamina (Persero) mengharapkan sinergi BUMN dengan PTPN X ini dapat terus terjalin dengan baik. 

"Diharapkan dana sinergi BUMN dengan total nilai pinjaman sebesar Rp 50 Miliar ini dapat meningkatkan kinerja dari kedua belah pihak," jelas Andijanto.

Dana sinergi BUMN ini merupakan dana pinjaman dengan bunga yang ringan untuk para petani tebu. Sehingga dengan adanya dana sinergi BUMN ini, para petani semakin termotivasi untuk berbudidaya tebu.kbc6

Bagikan artikel ini: