Super deduction tax siap diberlakukan akhir tahun ini

Selasa, 27 November 2018 | 23:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus menggodok kebijakan dan insentif untuk menarik investasi. Akhir tahun ini, kebijakan super deduction tax bagi industri yang terlibat dalam program pendidikan vokasi ditargetkan bakal efektif berlaku.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan super deduction tax akan segera efektif menyusul terbitnya Paket Kebijakan Ekonomi XVI. "Kalau target Kemperin mudah-mudahan semua bisa (efektif) tahun ini," kata Airlangga, Selasa (27/11/2018).

Airlangga menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan besaran insentif maupun industri yang menjadi subjek super deduction tax. Insentif akan diberikan kepada industri yang melakukan program pendidikan vokasi, penelitian dan pengembangan (R&D), serta menghasilkan inovasi.

"Usulan kami, insentif untuk vokasi sebesar 200%, untuk riset sekitar 300%, sementara untuk inovasi akan diberikan juga tapi persentasenya belum ditentukan," terang Airlangga.

Ia menyebut, objek yang telah dikaji untuk menerima super deduction tax meliputi biaya pelatihan, pengiriman tenaga kerja untuk melakukan pelatihan dan perlengkapan yang dipakai untuk pelatihan.

"Insentif juga akan diberikan bagi industri yang mendirikan pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) atau sistem pendidikan vokasi, serta perusahaan yang membantu sekolah menengah kejuruan (SMK)," lanjutnya.

Airlangga juga menyebut, super deduction tax nantinya berlaku untuk semua sektor industri. "Ini rencananya dengan Kementerian Keuangan, sesudah Paket Kebijakan Ekonomi XVI, nanti akan masuk ke sini," imbuh Airlangga. kbc10

Bagikan artikel ini: