Mitra Keluarga siap tambah 4 rumah sakit baru di tahun depan

Rabu, 28 November 2018 | 06:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) tahun depan masih berencana untuk menambah jaringan rumah sakitnya. Rencananya, perusahaan akan menambah empat rumah sakit baru di tahun depan.

Investor Relation PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk , Aditya Widjaja menyebutkan, pada kuartal I 2019, perusahaan akan membuka dua rumah sakit baru di Bintaro dan Jatiasih.

"Untuk Bintaro dengan Brand Mitra Keluarga dan di Jatiasih akan menggunakan secondary brand," ujarnya, Selasa (27/11/2018).

Ia menjelaskan, untuk investasi di Bintaro di bawah brand Mitra Keluarga nantinya akan memiliki 200 tempat tidur menghabiskan dana Rp 250 miliar - Rp 270 miliar termasuk alat-alat kesehatan dan tanah. Sedangkan untuk rumah sakit yang berada di Jatiasih akan menggunakan secondary brand yang memiliki kapasitas maksimal 100 tempat tidur menghabiskan dana Rp 80 miliar - Rp 100 miliar.

Adit bilang nantinya untuk secondary brand yang berada di Jatiasih untuk pasien-pasien BPJS Kesehatan.

Selain itu, perusahaan juga sedang dalam proses due diligence untuk akuisisi dua rumah sakit baru. "Diharapkan ini semester I sudah selesai prosesnya," ujarnya.

Ia belum bisa menjelaskan secara detail terkait investasi yang akan dikeluarkan, hanya saja nantinya kedua rumah sakit tersebut juga akan menggunakan secondary brand.

Untuk secondary brand, ia mencontohkan, seperti Hotel Ibis yang memiliki Ibis Budget atau Ibis Style. "Jadi nanti akan menggunakan brand ketiga, Mitra Keluarga juga, tetapi ada tambahannya," jelasnya. 

Lanjutnya, kedua rumah sakit tersebut juga akan memiliki model seperti rumah sakit di Jatiasih yang akan dibuka pada kuartal I 2019.

Sebagai informasi saja, terkait target akhir tahun ini sendiri, emiten dengan kode saham MIKA di Bursa Efek Indonesia ini juga optimistis masih bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan 9%-10% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 2,49 triliun.

Sedangkan sampai pada kuartal III ini MIKA telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,03 triliun atau tumbuh 10,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,84 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: