Go-Jek dikabarkan suntik Mobile Premier League Rp426 miliar

Senin, 3 Desember 2018 | 17:02 WIB ET

NEW DELHI, kabarbisnis.com: Go-Ventures, tangan investasi Go-Jek dikabarkan tengah merampungkan rencana pembiayaan senilai US$ 30 juta atau sekitar Rp 426,3 miliar untuk perusahaan game asal India, Mobile Premier League. 

Menurut dua orang sumber seperti dikutip Economic Times, ini akan menjadi kali kedua MPL menjadi suntikan dana, dan valuasi perusahaan game tersebut bisa meningkat sepuluh kali lipat dari sebelumnya. 

Jika transaksi rampung, ini juga akan menjadi investasi keuangan perdana Go-Jek di India, setelah mengakuisisi tiga perusahaan sebelumnya. 

MPL merupakan penyedia platform e-sports untuk permainan cricket, puzzles, crossword, di mana pemainnya bisa memenangkan uang tunai ril. Berdiri tahun 2018, MPL mengklaim sebagai platform mobile gaming terbesar dengan taruhan uang sebenarnya dan telah diinstal lebih dari 1 juta kali. 

MPL, pada Oktober lalu mendapat pendanaan seri A senilai US$ 5 juta yang mendorong valuasinya menjadi US$ 12 juta - US$ 13 juta. Suntikan dari Go-Jek bisa menerbangkan nilainya sampai US$ 150 juta.

"Go-Jek ingin menjadi lebih dari perusahaan transportasi dan ingin menjadi super app di Indonesia dan negara tetangga. Mereka melihat MPL seiring dengan rencana ekspansi ke pasar Asia Tenggara," kata seorang sumber yang mengetahui rencana ini. 

Go-Jek sebelumnya mengakuisisi tiga perusahaan India di bidang teknologi. Ketiganya adalah penyedia marketplace alat dan jasa kebersihan rumah Pianta, penyedia infrastruktur solusi teknologi dan otomasi Codelgnition, sera perusahaan pengembang aplikasi mobile LeftShift.

Sayangnya, pendiri Go-Jek Nadiem Makarim maupun pemilik MPL Sai Srinivas Kiran belum bisa dikonfirmasi terkai kabar tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: