Kaum milenial bakal bisa cicil KPR subsidi, tanpa syarat gaji loh!

Senin, 10 Desember 2018 | 18:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah bakal meluncurkan skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi untuk kalangan milenial tanpa syarat batasan gaji. Rencananya, skema ini terbit pada 2019.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, program KPR subsidi ini memiliki sejumlah perbedaan dari program sebelumnya yang bertajuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

Pertama, program KPR subsidi untuk milenial tidak mensyaratkan batasan gaji bagi calon debitur. Hal itu berbeda dengan skema FLPP yang memberlakukan batasan gaji maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan maksimal Rp7 juta untuk rumah susun (rusun).

"Ke depan tidak ada batasan gaji seperti FLPP sekarang ini Rp4-7 juta, kami open. Mau bangun rumah sebesar apapun silakan juga, yang penting mampu buat rumah itu," ucapnya di kawasan Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018). 

Basuki mengungkapkan pembebasan syarat batasan gaji diberikan lantaran banyak milenial yang selama ini terganjal aturan FLPP. Sebab, gajinya di atas Rp4 juta, namun tetap belum mampu membeli rumah dengan KPR komersil dari bank tanpa subsidi pemerintah. 

Kedua, tingkat suku bunga dalam skema baru untuk milenial akan kembali diturunkan dari yang berlaku saat ini. Pada skema FLPP, tingkat bunga kredit yang ditetapkan sebesar 5 persen per tahun dalam jangka waktu cicilan maksimum 20 tahun. 

"Bunga nanti tidak 5 persen, mungkin akan kami turunkan. Uang mukanya yang sekarang 1 persen dengan Rp4 juta tambahan, nanti akan kami rumuskan lagi," katanya. 

Terkait lokasi, ia menjamin kalangan milenial akan bisa mengajukan KPR subsidi untuk rumah di lokasi mana pun, termasuk di Ibu Kota DKI Jakarta. Pasalnya, program KPR subsidi ini juga akan diberlakukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Nantinya, program ini tak hanya akan menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang sudah menjadi ujung tombak pelaksanaan FLPP, tetapi juga mengandalkan bank pelat merah lain dan bank swasta.

Ia bilang, program KPR subsidi baru ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kini sedang dimatangkan oleh kementeriannya bersama Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Program KPR subsidi baru ini sengaja diberikan kepada milenial karena jumlah generasi produktif Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu. Namun, kemampuan mereka memiliki rumah kian terbatas, baik karena gaji hingga harga properti yang terus tumbuh.

"Jadi nanti saya yang urus Anda-anda untuk memiliki rumah. Insyaallah saya bisa," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: