Hunian nempel stasiun kereta diprediksi bakal jadi tren di tahun depan

Senin, 17 Desember 2018 | 21:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengembang menyebut tren properti 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Salah satunya yakni akan ada banyak pembangunan properti yang berbasis Transit Oriented Development (TOD) alias nempel stasiun.

Managing Director Sinarmas Land, Dhonie Rahajoe mengatakan, tren TOD ini tidak terlepas dari pesatnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah. Selain itu, ada juga kecenderungan generasi milenial yang enggan membeli hunian jauh dari tempat kerja.

"Saya lihat ada tren bagus perkembangan infratruktur bukan saja di kota tadi ada yang namanya TOD. Jadi bukan lagi jarang tempuh tapi waktu tempuh," ujarnya dalam acara property Outlook di Komplek Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Menurut Dhonie, dalam membangun properti memang yang menjadi kunci adalah lokasi. Jika lokasinya berada ditempat strategis maka secara otomatis jumlah pembeli pun akan meningkat.

Oleh karenanya untuk mendorong dan menyediakan lokasi yang strategis diharapkan pemerintah bisa terus membangun infrastruktur di berbagai daerah. Jika akses semakin banyak maka akan semakin banyak generasi milenial yang minat untuk membeli properti.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan memberikan insentif. Seperti dengan insentif perpajakan yang menurutnya memang setiap tahunnya menjadi permasalahan.

"Properti itu kuncinya adalah lokasi lokasi dan lokasi. Jadi disediakan sarana infrastruktur, bagaimana pemerintah melakukan tools dan peraturan darah yang bisa memberikan instentif," jelasnya.

Khusus di daerah, Dhonie juga diharapkan bisa memangkas perizinan. Jangan sampai ada lagi daerah yang justru mempersulit investor baik dalam maupun luar negeri ketika akan membangun properti.

"Contoh Singapura itu tidak punya sumber daya apa-apa ya, tapi dia membuat hub dan mengurangi aturan itu seperti membuka keran seperti air mengalir. Bonus adanya infrastruktur itu jadi tinggal bagaimana daerah bisa merangsang agar investor bisa datang," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: