Pemerintah siapkan Rp7,1 triliun untuk biayai pengadaan rumah murah di 2019

Jum'at, 21 Desember 2018 | 19:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 7,1 triliun untuk  program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2019. Budget ini mengalami kenaikan Rp 1,3 triliun dibandingkatan tahun 2018 sebesar Rp 5,8 triliun.

"Kalau untuk target rumah terbangun itu di 2019, kita targetkan ada 68 .0000 (unit)," kata Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahanan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid Khalawi di Jakarta, di Jumat (21/12/2018)

Dengan adanya evaluasi dan pengurangan jumlah bank pelaksana penyaluran dana FLPP dari sebelumnya 34 bank menjadi hanya 25 bank, Khalawi pun mengaku hal itu tak akan berpengaruh pada realisasi target penyaluran FLPP di 2019 mendatang."Karena tidak tergantung banyaknya bank, tetapi komitmennya. Biarpun sedikit bank, tetapi kalau kerjanya banyak, itu yang kita harapkan. Karena itu, evaluasi dari kami bahwa ternyata dari 34 bank yang aktif dan betul-betul mau membangun rumah MBR itu lah yang kita inginkan," kata Khalawi.

Ditanya apa kendala utama yang menjadi perhatian Khalawi melihat sebenarnya tidak ada kendala berarti yang dirasakan pihaknya."Kendala enggak ada, cuma kemarin kan, BTN sempat keluar dari FLPP, dan sekarang masuk lagi. Karena memang, untuk FLPP kecepatannya masih dibutuhkan, makanya kita masukkan lagi BTN untuk program FLPP ini. Kendala berarti enggak ada lah, semuanya lancar," ujarnya.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan atau PPDPP Kementerian PUPR Budi Hartono mengaku optimistis target FLPP pada 2019 akan tercapai.Meskipun, realisasi penyerapan anggaran FLPP 2018, sebesar Rp 5,8 triliun baru mencapai 85 % dari 58.000 rumah.

Namun Budi memastikan pihaknya masih optimistis bahwa target itu tetap akan tercapai di tahun ini juga."Optimis. Tinggal proses saja. Sekarang kan, bank-bank sudah melakukan tagihan-tagihan dan kita tinggal melakukan pembayaran saja," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: