Lokasi strategis, superblok GSL jadi lokasi start off ekspedisi tol Trans Jawa

Jum'at, 21 Desember 2018 | 21:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Jalan tol trans Jawa resmi terhubung mulai Surabaya hingga Jakarta pada Kamis (20/12/2018). Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memimpin langsung kegiatan ekspedisi tol Trans Jawa yang dimulai dari kota Surabaya. 

Tim yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, dan 200 peserta ekspedisi lainnya, memulai kegiatan ekspedisi itu dari titik Superblok Grand Sungkono Lagoon (GSL), yang dibangun oleh kontraktor dan pengembang BUMN, PT PP (Persero) Tbk. 

VP3 Realti PT PP Properti Tbk, Rudy Harsono mengatakan, salah satu bagian tol Trans Jawa yang melintas di wilayah kota Surabaya adalah gerbang tol satelit.

"Lokasi gerbang tol satelit ini terletak tepat di samping superblock Grand Sungkono Lagoon (GSL). Ini yang menjadi pertimbangan ekspedisi tol Trans Jawa memilih GSL sebagai lokasi start off," kata Rudi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/12/2018).

Terkait kegiatan ekspedisi tol trans Jawa yang dimulai di GSL sebagai titik start, Rudi mengaku pihaknya sangat bangga dan apresiatif. Ekspedisi tol trans Jawa diikuti dengan peresmian jalan tol  Trans Jawa di Kertosono - Wilangan, yang baru terputus dari tol Surabaya - Mojokerto - Kertosono, serta tol  jembatan Kalikuto, Kabupaten Batang.

Dengan peresmian dua ruas tersebut, maka dengan tol trans Jawa sepanjang 1.000 kilometer dan menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, yakni Jakarta dan Surabaya,. Estimasi waktu tempuh paling lama 10 jam, jika tidak ada kemacetan di salah satu jalur. 

"Dengan ini semua terhubung dengan baik, semua dapat terkoneksi dimulai dari sini. Tol trans Jawa - your grand story starts here," tandas Rudi.

Dipaparkannya, GSL merupakan proyek pertama anak usaha BUMN properti pertama dari PT. PP Persero Tbk yang merupakan superblock Mix-used Area pertama yg berkonsep Green Building di Kota Surabaya.

Proyek ini mendapat respon positif dari konsumen. Tower pertama yaitu Venetian yang telah mendapatkan sertifikasi Green Building kategori GOLD dari Green Building Council Indonesia dan telah melakukan Hand over. 

"Tower kedua yaitu Caspian telah terjual 90 persen dan ditargetkan topping off awal 2019.  Saat ini, GSL tengah melaksanakan pembangunan tower ketiga yaitu Orlin yang sedang berada pada tahap pemasaran," jelas Rudi. 

Tidak hanya berupa hunian, superblock ini juga menghadirkan lifestyle mall bernama Lagoon Avenue Sungkono. Menghadirkan Kidzania, wahana edutainment pertama di Surabaya dan Indonesia Timur yang akan dibuka awal tahun 2020. 

"Keistimewaan GSL dengan banyak fasilitas ini sangat tepat digunakan untuk berbagai macam aktifitas dan kegiatan," ungkap Rudi. 

GSL juga disebut hunian superblok pertama berkonsep GREEN, HEALTHY, and SMART BUILDING, yaitu bangunan yang dirancang dengan sirkulasi udara dan pencahayaan terbaik demi menghemat penggunaan daya listrik secara efisien dan juga bermanfaat bagi kesehatan. SMART HOME TECHNOLOGY SYSTEM berteknologi canggih demi memudahkan penghuni dalam aktifitas keseharian.

Bangunan ini merupakan proyek Residential pertama yang di bangun oleh PT. PP Properti Tbk di Kota Surabaya di tahun 2014, memiliki 2,694 Unit yang terdiri dari 3 tower Apartment, 1 tower hotel, 1 tower office & Apartment serta Lifestyle Mall. Grand Sungkono Lagoon membangun tower pertamanya di tahun 2014 dengan luas tapak 1218 m2 yang bernama Venetian, memiliki 34 lantai dan unit sejumlah 516. Kesuksesan tower venetian ini terbukti dengan seluruh unit yang terjual dalam kurun waktu satu tahun sekaligus serah terima unit kepada konsumen. 

Lalu, setahun berikutnya Grand Sungkono Lagoon kembali hadir dengan tower keduanya yakni Caspian dengan luas tapak 1092 m2. Hadir dengan 47 Lantai dan unit sejumlah 539 unit. Caspian menawarkan konsep yang tidak kalah modern dengan menghadirkan Smart Home technology System pertama di Surabaya. Teknologi yang didapatkan melalui sistem hunian pintar ini adalah  penghuni mengontrol segala sesuatu secara otomatis, hanya dengan mengkoneksikan smartphone dengan internet atau dengan yang lain. Sehingga, keamanan, kecepatan dan kenyamanan dapat dirasakan penghuni. Keseluruhan unit yang terjual mencapai 90% dengan jumlah 530 unit, yang ditargetkan topping off awal tahun 2019.  

Setelah sukses dengan tower pertama dan keduanya yang sudah menjulang tinggi, Grand Sungkono Lagoon mempersembahkan tower ketiganya yang bernama Orlin Tower. Orlin dibangun dengan luas tapak 1928 m2 Memiliki 1009 unit dengan 47 lantai dan dilengkapi lebih dari 33 fasilitas yang tak tertandingi dan belum ada di Surabaya seperti Aqua Gym, Rooftop Endless Pool Onsen Jacuzzi yang memberikan nuansa baru kepada konsumen. Dapat dikatakan bahwa Orlin adalah Tower yang paling terbesar dan terlengkap yang dimiliki oleh Grand Sungkono Lagoon.  

Tidak hanya itu, persembahan lain yang tidak kalah menarik dengan hadirnya Lifestyle Mall bernama Lagoon Avenue Sungkono. Berbagai fasilitas hadir salah satunya adalah Kidzania, wahana bermain edukatif bagi anak-anak dan keluarga, pertama di Indonesia Timur yang hadir awal tahun 2020. kbc7

Bagikan artikel ini: