Wow, 4 juta UMKM gabung di Bukalapak

Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Bukalapak mencapai jutaan. Hingga kini, sebanyak 4 juta UMKM yang bergabung di Bukalapak. Terdiri dari 450 ribu warung tradisional yang tergabung di Mitra Bukalapak dan jumlah pengguna yang mencapai 50 juta di seluruh Indonesia.

"Bukalapak juga besar oleh komunitas pelapak yang tersebar di lebih dari 100 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia," kata Bima Laga, Associate President of Public Policy and Goverment Relations Bukalapak didampingi Ketua Tim Ekspedisi APPSI, Kia Agus Firdaus kepada wartawan di Grahadi, Jumat (21/12/2018).

Pihaknya melihat pemerintah telah secara konsisten melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung optimalisasi teknologi digital dan penerapan road map ekonomi digital di Indonesia. Ini sejalan dengan komitmen Bukalapak untuk mengoptimalkan pemberdayaan UMKM di Indonesia untuk naik kelas.

“Kolaborasi dan diskusi dengan pemerintah provinsi tentu kedepannya akan terus berlangsung. Kami harap dengan semakin kuatnya dukungan yang didapat untuk mendorong penetrasi digital guna meningkatkan efektivitas masyarakat, maka kita bisa secara bersama-sama mewujudkan percepatan pemerataan perekonomian di Indonesia," ujarnya.

Kemarin, Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Jumat (21/12/2018). Pertemuan tersebut, menjadi penutup dari rangkaian ekspidisi jalur darat 34 Gubernur di Indonesia yang telah diselenggarakan sejak 7 Desember 2018 lalu.

"Kami sangat mendukung upaya pemerintah mewujudkan Smart Province demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang berbasis digital, sehingga lebih efisien dan transparan," tambahnya.

Bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), menurutnya, rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu usaha Bukalapak untuk berkolaborasi bersama jajaran pemerintah di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Tujuannya, untuk mendorong pertumbuhan UMKM go digital dan mewujudkan Smart Province khususnya di bidang perizinan melalui pemanfaatan teknologi.

Dengan didukung oleh teknologi Bukalapak, perwujudan Smart Province di berbagai daerah ini akan semakin cepat terlaksana dan membantu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. "Kita juga turut membantu memaksimalkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi di beberapa provinsi, seperti pembuatan laman khusus yang memuat informasi potensi daerah, pariwisata daerah, produk UMKM daerah serta perizinan," jelasnya.

Bagikan artikel ini: