Pastikan kesiapan penyaluran BBM, Dirjen Migas kunjungi Terminal BBM Manggis

Kamis, 27 Desember 2018 | 05:55 WIB ET

DENPASAR, kabarbisnis.com: Untuk memastikan kesiapan Pertamina dalam penyaluran BBM dan LPG Menyambut Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Direktur Jenderal Minyak dan Gas – Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, melakukan peninjauan lapangan ke Terminal BBM Manggis di Karangasem, Bali. Dalam kunjungan tersebut, hadir juga SVP Retail Marketing Business Pertamina, Jumali. 

Berdasarkan hasil pemantauan, Djoko menegaskan bahwa seminggu pertama masa Satgas Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Pertamina MOR V mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM dan LPG ke masyarakat. Namun dengan berbagai upaya yang telah disiapkan sebelumnya, distribusi BBM dan LPG dapat berjalan lancar. 

“Beberapa upaya tersebut antara lain dengan meningkatkan stok di depot Pertamina maupun lembaga penyalur, koordinasi internal dan eksternal dengan instansi terkait, serta penyiapan layanan khusus di titik belum ada fasilitas pelayanan BBM seperti KiosK Pertamax di jalan tol,” terangnya di Denpasar, Rabu (26/12/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, menyambut Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V mempersiapkan strategi penyaluran yang optimal guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada BBM dan LPG pada saat Natal dan Tahun Baru. Guna mendukung kelancaran penyaluran selama momen hari raya tersebut, Pertamina telah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019. 

Tim Satgas ini akan berperan khusus dalam memantau dan mengkoordinasikan penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi. 

“Sepanjang libur Natal kali ini, hingga tgl 24 Desember 2018 tercatat konsumsi BBM jenis Gasoline (Bensin) mengalami peningkatan, sementara itu untuk BBM jenis Gasoil pun terjadi peningkatan di beberapa wilayah,” tambah Jumali.

Adapun konsumsi  elpiji subsidi dan non subsidi menjelang libur Natal di area Pertamina MOR V Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat turut mengalami kenaikan, dimana pada 1 minggu menjelang Libur Natal, konsumsi LPG Bersubsidi naik 9 persen dari rata-rata penjualan 4.645 Metric Ton (MT) menjadi 5.075 MT. Demikian juga konsumsi LPG Non Subsidi yang mengalami peningkatan sebesar 3 persen dari rata-rata penjualan 330 MT menjadi 340 MT. 

Dijelaskannya, realisasi konsumsi Avtur mengalami puncak konsumsi pada tanggal 20 Desember 2018, dengan total konsumsi mencapai 4.645 KL. Pada tanggal tersebut,  realisasi Avtur di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Juanda Surabaya mencapai tingkat konsumsi tertinggi dengan angka penyaluran 1340 KL, sementara di DPPU Ngurah Rai Bali dengan angka penyaluran  2800 KL. Kenaikan cukup tinggi hingga 50 persen terjadi di DPPU Komodo, pada 21 dan 22 Desember 2018.

Untuk konsumsi Avtur menjelang libur Tahun Baru 2019, Pertamina memprediksi konsumsi tertinggi akan terjadi pada tanggal 28 Desember 2018 di DPPU Juanda, dan tanggal 2 Januari di DPPU Ngurah Rai. Guna menghadapi potensi kenaikan konsumsi tersebut, Pertamina telah memastikan ketersediaan stock Avtur di seluruh DPPU serta mengoptimalkan kehandalan sarana dan fasilitas di seluruh unit operasi.kbc6

Bagikan artikel ini: