Upsus Siwab gulirkan nilai tambah di peternak hingga Rp19,8 triliun

Kamis, 27 Desember 2018 | 05:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dalam dua tahun pelaksanaan program Upaya Khusus Sapi Betina Wajib Bunting (Upsus Siwab) sangat fantastis. Pelayanan Inseminasi Buatan/IB dari Januari 2017 hingga 16 Desember 2018 telah terealisasi 8.237.782 ekor.

Dari IB itu telah lahir pedet sebanyak  2.650.969 ekor. Apabila dirupiahkan setara dengan Rp 21,21 trilium dengan asumsi harga satu pedet lepas sapih sebesar Rp 8 juta per ekor. "Nilai yang sangat besar mengingat investasi program Upsus Siwab pada 2017 sebesar Rp 1,41 triliun, sehingga ada kenaikan nilai tambah di peternak sebesar Rp 19,8 triliun," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Hasil monitoring  Ditjen PKH Kementan pada bulan Nopember 2018, diketahui indukan impor yang dipelihara kelompok peternak saat ini telah berkembang menjadi sebanyak 7.439 ekor atau telah mengalami pertumbuhan sebesar 17,65% karena bertambah 1.116 ekor dari jumlah awal. “Bahkan dalam waktu dekat ternak tersebut kemungkinan akan bertambah lagi karena ada 560 ekor dalam keadaan bunting," ungkap Diarmita.

Melalui program program tersebut populasi sapi secara nasional akan bertambah, sekaligus akan bertambah sumber input produksi sebagai investasi yang menjadi pondasi menuju swasembada daging sapi yang dicanangkan tercapai di tahun 2023.

"Dari berbagai intervensi program di atas, seperti Upsus Siwab, penambahan sapi indukan impor berbagai dan kegiatan pendukung lainnya seperti : pengendalian pemotongan sapi betina produktif, penanganan gangguan reproduksi, serta pengendalian penyakit hewan telah terbukti dengan adanya lompatan populasi sapi/ kerbau yang cukup signifikan," tambahnya.

Hal ini terlihat dari rata-rata pertumbuhan populasi sapi-kerbau dari periode 2014-2017 sesudah program GBIB dan Upsus Siwab mengalami lompatan kenaikan pertumbuhan menjadi sebesar 3,4 persen per tahun, dibanding pertumbuhan populasi pada periode tahun 2012 – 2014 sebelum program GBIB dan Upsus Siwab dengan rata-rata pertumbuhan per tahunnya sebesar 1,03%.kbc11.

Bagikan artikel ini: