Wujudkan Pilpres bermartabat, Pemuda Pancasila Jatim laporkan video hoaks KH Maruf Amin berbusana sinterklas

Jum'at, 28 Desember 2018 | 09:45 WIB ET
Ketua Pemuda Pancasila Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti
Ketua Pemuda Pancasila Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti

SURABAYA, kabarbisnis.com: MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur bakal melaporkan pembuat hoaks video ucapan natal yang disampaikan oleh Cawapres nomor urut 01, KH. Maruf Amin, dalam balutan busana sinterklas atau santa clause.

Video ucapan natal Kiai Maruf itu viral di media sosial (medsos) dan membuat heboh termasuk di Jawa Timur. Ormas Pemuda Pancasila (PP) memastikan kalau video itu adalah hasil editan dan dilakukan untuk mendiskreditkan Kiai Maruf. Karena itu, PP akan mengambil sikap tegas dengan melaporkan video editan itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim. 

Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur, M. Diah Agus Muslim, mengatakan, pihaknya sudah mengantongi bukti kampanye hitam berupa video KH Maruf Amin yang diedit diberi pakaian seolah-olah sinterklas. Video itu sudah banyak beredar di medsos baik WA Group, Facebook, Youtube dan lain sebagainya. Video itu juga beredar luas di Jatim. Ia meminta agar pelaku yang membuat maupun yang menyebarluaskan ditindak.

“Ini sudah keterlaluan, padahal aslinya cuma berupa ucapan selamat Natal dari Cawapres KH Maruf Amin. Senin depan temuan ini akan kami laporkan ke Bawaslu Jatim,” tegas Agus Muslim di kantor MPW Pemuda Pancasila Jatim.

Agus Muslim mengungkapkan, video editan itu hanya salah satu temuan kampanye hitam dan hoaks di medsos. Pihaknya mengaku telah melakukan pencermatan terhadap perkembangan pelaksanaan kampanye Pemilihan Presiden 2019. Memasuki bulan ke-4, ditemukan banyak dan beragam kampanye yang berkonten hoaks, khususnya melalui media sosial.

"Konten hoaks tersebut dilakukan dengan cara mendiskreditkan pasangan calon presiden lawan melalui lisan, tulisan, visual, audio visual secara melawan hukum. Yakni dibuat dengan cara yang tidak benar, seolah-olah dilakukan atau diperbuat oleh pasangan pasangan calon Presiden, walaupun fakta sebenarnya tidak pernah ada," paparnya.

Sesuai dengan perkembangan tersebut di atas, maka MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur memandang perlu untuk mengambil langkah taktis sebagai berikut. 

“Pertama, Kepada Kader Pemuda Pancasila di setiap tingkatan MPW, MPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting untuk melakukan pengawasan dan pencermatan terhadap platform media sosial whatsApp Group, Facebook, Line, Instragram, Twitter dan media sosial lainnya,” ujar Agus Muslim.

Kedua, kata Agus, setiap temuan terhadap konten media sosial yang mendiskreditkan dan mernbuat materi tidak benar atau hoax terhadap pasangan Capres dan Cawapres Ir. H.Joko Widodo – KH Maruf Amin, untuk segera dilakukan koordinasi dan pelaporan langsung kepada MPO Pemuda Pancasila Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur.

Ketiga, semua temuan, setelah diverifikasi dan dikomunikasikan dengan MPW dan LPPH, untuk selanjutnya segera dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaswlu) di setiap Kabupaten/Kota dan/atau Provinsi secara berjenjang. 

“Keempat, setiap bentuk laporan formal harus dikawal oleh semua tingkatan MPW dan MPC dengan cara melakukan komunikasi dengan Bawaslu tentang tindak lanjut atas laporan yang sudah diserahkan,” jelas Agus

Terakhir atau kelima, setiap bentuk temuan di platform media sosial harus dilakukan recheck, crosscheck dan verifikasi terhadap kontennya. Sehingga yang disampaikan ke Bawaslu tingkat akurasinya tidak diragukan. 

“Demikian langkah-langkah yang akan diambil oleh MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur dalam mewujudkan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legistatif yang berkualitas dan bermartabat,” pungkasnya. kbc3

Bagikan artikel ini: