Dukung pasokan ke Jatim, Pelindo III siapkan fasilitas Terminal LNG di Tanjung Perak

Jum'at, 28 Desember 2018 | 09:54 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pelindo III akan menyediakan fasilitas terminal LNG bagi PGN LNG (Pertamina Group) di Pelabuhan Tanjung Perak guna mendukung pasokan LNG di area Jawa Timur. Hal tersebut terungkap dalam penandatanganan MoU antara Pelindo III dan PGN LNG yang berlangsung di Kantor Pusat Pelindo III di Surabaya, Kamis (27/12/2018).  Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho menyebut aksi korporasi antar dua perusahaan tersebut sebagai bentuk sinergi BUMN dan dilakukan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Penyiapan fasilitas terminal LNG di Tanjung Perak akan dilakukan dalam 3 tahap dan diharapkan untuk tahap pertama akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2019.  Tahap pertama berupa penyiapan fasilitas untuk LNG carrier (kapal) dan floating storage unit (FSU) serta lahan untuk penyiapan fasilitas regasifikasi.

“Pelindo III akan menyiapkan lahan sekitar 2 Ha untuk mendukung terminal LNG yang akan dioperasikan oleh PGN LNG. Kami bertanggung jawab terhadap layanan kepelabuhanan termasuk pemindahan muatan dari kapal ke FSU, untuk proses regasifikasi dan distribusi tetap akan dilakukan oleh PGN LNG sesuai kompetensi masing-masing,” ungkap Toto.

Lebih lanjut Toto menjelaskan setelah penandatanganan MoU kedua perusahaan akan langsung bekerja bersama termasuk finalisasi desain dan penentuan lokasi yang tepat untuk terminal LNG. “Lokasi dan desain operasi masih dalam tahap finalisasi simultan dengan penyiapan hal-hal teknis di lapangan untuk memenuhi target operasi pada akhir Mei 2019,” tambahnya.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan dengan PGN LNG merupakan tindak lanjut kesepahaman yang telah dilakukan sebelumnya antara Pelindo III dengan Pertamina.  Selain mendukung penyiapan terminal LNG di Pelabuhan Tanjung Perak akan disiapkan pula fasilitas untuk mendukung pasokan avtur di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Kemudian kerjasama pengoperasian layanan penundaan kapal di sejumlah pelabuhan, seperti di Tanjung Wangi Banyuwangi, Tanjung Intan Cilacap, Kotabaru, dan Tuban. Pengoperasian bersama tersebut akan bermanfaat pada efisiensi pola operasi dan meningkatkan ketersediaan layanan pada pengguna jasa," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: