Budayakan cinta sungai, PJT I dan Lantamal V gelar lomba dayung

Sabtu, 29 Desember 2018 | 15:42 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Upaya penyadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sungai selalu dilakukan oleh perum Jasa Tirta I (PJT I). Kali ini, bersama Lantamal V TNI AL, PJT I menggelar lomba dayung dengan melibatkan Saka Bahari Jawa Timur. Lomba yang diikuti oleh 20 tin dari pramuka di seluruh Jatim ini juga untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-39 Lantamal V TNI AL. 

“Kami menyelenggarakan Lomba Dayung ini untuk merayakan Ultah ke-39 Lantamal V dan juga untuk menumbuhkan rasa cinta kita kepada sungai. Karena selama ini, sungai selalu kita belakangi,” ujar Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan ditemui di sela acara Lomba Dayung di Pintu Air Gunungsari Surabaya, Sabtu (29/12/2018).

Menurutnya, selama ini sungai selalu menjadi tempat pembuangan sampah sehingga banyak sampah ditemukan di sepanjang sungai, terlebih sampah plastik. Untuk itu, pada lomba dayung kali ini, pihaknya juga meminta adik-adik pramuka untuk melakukan pembersihan sungai dari sampah plastik. 

“Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan nantinya akan kami timbang dan selanjutnya akan diserahkan kepada Bank Sampah Pemkot Surabaya,” lanjutnya.

Raymond berharap, melalui kegiatan ini perhatian masyarakat terhadap kebersihan sungai akan semakin tinggi. Apalagi dengan melihatkan pramuka yang usianya masih muda untuk beraktivitas di sungai.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Lantamal V, Laksamana Pertama TNI Edwin mengatakan bahwa moment ini harus dijadikan sebagai langkah untuk mencintai laut dan sungai. Karena apapun yang terjadi di laut, muaranya ada di sungai dan apa yang terjadi di sungai, bermuara pada perilaku manusia.

Kolaborasi antara Lantamal V, PJT I dan Saka Bahari ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa cinta kepada sungai dan laut. “Kita bentuk karakter anak- anak ini. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Saka Bahari menjadi viral dan akan diikuti oleh masyarakat luas untuk memperhatikan laut dan sungai,” tegasnya.

Jika sungai terbebas dari sampah dan sampah diolah dengan benar, maka air sungai akan menjadi bersih. Jika sungai bersih, maka kehidupan masyarakat juga akan ikut bersih dan sehat. “Ini satu rangkaian yang tidak bisa dipisah,” pungkas Edwin.kbc6

Bagikan artikel ini: