Harta pendiri Alibaba lenyap Rp37,5 triliun dalam satu tahun

Rabu, 2 Januari 2019 | 06:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Jack Ma yang merupakan pendiri dan CEO Alibaba masih menjadi salah satu orang terkaya di Asia. Jack Ma masih menempati peringkat kedua pengusaha paling tajir di Asia pada akhir 2018.

Melansir data Bloomberg Billionaire Index per 31 Desember 2018, Rabu (2/1/2019), Jack Ma berada di urutan 19 orang terkaya dunia dengan nominal harta USD 36 miliar, atau setara Rp 518,413 triliun (USD 1 = Rp 14.424).

Secara posisi, ia masih kalah oleh pengusaha India Mukesh Ambani yang menduduki posisi 12 dunia dengan kekayaan USD 44,3 miliar, atau sekitar Rp 638,444 triliun.

Bila dibuat perbandingan dengan akhir 2017, kekayaan Jack Ma sebenarnya telah merosot hingga USD 2,6 miliar atau Rp 37,5 triliun dari USD 38,6 miliar (Rp 555,417 triliun).

Adapun harta yang dimilikinya sempat menanjak sampai USD 39 miliar pada pertengahan 2018.

Pada periode ini, ia duduk di peringkat 20 dunia, di bawah dua miliarder Asia lain yakni Pony Ma/Ma Huateng (peringkat 17, USD 45,3 miliar) dan Mukesh Ambani (peringkat 19, USD 40,1 miliar).

Uniknya, meski secara harta berkurang hingga USD 3 miliar menjadi USD 36 miliar pada hari terakhir tahun kemarin, posisi Jack Ma malah terangkat ke peringkat 19.

Pada saat bersamaan, Mukesh Ambani merebut singgasana Pony Ma sebagai orang terkaya Asia, yang harus terlempar ke posisi 22 dengan USD 31,9 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: