Mulai hari ini, harga BBM non subsidi turun

Sabtu, 5 Januari 2019 | 06:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pertamina (persero)  melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi menyusul turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan dengan keputusan tersebut diharapkan masyarakat semakin mencintai produk-produk berkualitas Pertamina. Pelayanan terbaik bakal terus diberikan kepada masyarakat.

"Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk-produk Pertamina," ujar Nicke dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (4/1/2019) malam.

Penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Kemudian, keputusan tersebut diambil setelah mengkaji kondisi perekonomian nasional termasuk penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (US$).

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid menambahkan penyesuaian BBM nonsubsidi tersebut berlaku mulai Sabtu (5/1/2019) pukul 00.00 waktu setempat. Adapun jenis BBM yang disesuaikan yakni pertalite turun Rp150 per liter, pertamax turun Rp 200 per liter, pertamax turbo turun Rp 250 per liter, dexlite turun Rp 200 per liter, dan dex turun Rp 100 per liter.

Menurut dia harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah. Untuk detail harga BBM dapat dilihat di situs resmi Pertamina.

Sebagai gambaran, untuk wilayah Jabodetabek mengalami perubahan yakni pertalite Rp 7.800 menjadi Rp 7.650, pertamax Rp 10.400 menjadi Rp 10.200, pertamax turbo Rp 12.250 menjadi Rp 12.000, dexlite dari Rp 10.500 menjadi Rp 10.300, dan dex dari Rp 11.850 menjadi Rp 11.750.

Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM tersebut sesuai dengan dinamika harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global. Pertamina berharap penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina.

"Sekaligus sebagai upaya perusahaan mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk BBM berkualitas," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: