Proyek Palapa Ring rampung, pemerintah pastikan harga data seluler sama

Minggu, 6 Januari 2019 | 10:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Proyek Palapa Ring ditargetkan akan rampung pada pertengahan tahun 2019. Dampak yang akan diberikan dari sisi bisnis bagi operator telekomunikasi jika proyek ini kelar adalah biaya yang diperlukan untuk membangun jaringan di daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) pun bisa lebih murah.

Bahkan, harga yang diberikan kepada konsumen juga akan satu harga. Maksudnya, tidak akan ada perbedaan harga pulsa dan kuota data dengan di Ibu Kota. Hal itu dikatakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara.

"Harga data seluler, satu harga, akhir tahun ini," kata Rudiantara, Sabtu (5/1/2019).

Rudiantara mengatakan, saat awal dirinya menjabat sebagai Menkominfo akhir 2014, perbedaan harga paket kuota di daerah dan ibu kota bisa mencapai 2 kali lipat.

"Range harga 2 kali lipat itu, waktu itu ramai dipetisi di change.org. Saya telepon change.org, tanya ke pengelola siapa inisiatornya, kemudian dikasih nomor inisiatornya dan saya hubungi," ungkap Rudiantara.

Dilanjutkannya dia pun menghubungi insiator petisi di change.org yang ternyata merupakan orang Maluku. Kemudian dia menjelaskan kenapa harga paket di sana mahal.

"Akhirnya saya minta Telkomsel turunkan harga, jadi tadinya selisih 100 persen, diturunkan harganya 35 persen, jadi selisihnya masih 65 persen," jelas pria yang akrab disapa Chief RA ini.

Diapun berharap, dengan selesainya Palapa Ring, harga paket bisa lebih murah atau bahkan sama dengan di Ibu Kota. kbc10

Bagikan artikel ini: