Marak dukungan alumni PTN, Timses Jokowi: Bukti politik akal sehat

Senin, 14 Januari 2019 | 07:37 WIB ET
TKD Jatim bersama ribuan buruh menyatakan dukungan untuk Jokowi-KH Maruf Amin beberapa waktu lalu.
TKD Jatim bersama ribuan buruh menyatakan dukungan untuk Jokowi-KH Maruf Amin beberapa waktu lalu.

SURABAYA - Tim sukses Jokowi dan KH Maruf Amin menyambut gembira dengan mengalirnya dukungan deras kalangan alumnus perguruan-perguruan tinggi ternama.

Di Jakarta, dicetuskan Manifesto Alumni UI yang mendukung Jokowi, kemarin. Sebelumnya, di Surabaya, alumni Universitas Airlangga mencetuskan deklarasi dukungan untuk calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 itu. Juga ada dukungan dari alumni perguruan tinggi Jerman.

“Kami sangat bersyukur. Dukungan dari kaum terdidik, para cerdik-cendekia, menunjukkan bahwa politik akal sehat ada di pasangan Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin,” kata Machfud Arifin, Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf Amin Jawa Timur, Minggu (13/1/2019).

Dia menambahkan, para alumnus perguruan tinggi dikenal memiliki pandangan yang kritis. Tidak mudah didikte. 

“Sehingga, ketika para alumnus itu menjatuhkan pilihan ke Pak Jokowi, sudah pasti dilandasi pertimbangan yang matang. Mereka kaum terdidik yang rasional,” kata Machfud.

Mantan Kapolda Jatim itu melanjutkan, di tengah keprihatinan mendalam dari banyak pihak dengan meluasnya isu SARA, hoax, dan kampanye yang berisi pesimisme, ternyata mencuat suara jelas dan tegas dari kaum terpelajar di Indonesia. Mereka menjatuhkan pilihan politiknya pada Jokowi-KH Maruf Amin.

“Kami yakin, arus dukungan itu akan semakin meneguhkan hati dan tekad Pak Jokowi dan KH Ma`ruf Amin untuk membangun Indonesia yang lebih baik lagi, Indonesia yang jaya, adil dan makmur serta berkemajuan,” kata Machfud.

Dengan demikian, sambung Machfud, politik “akal miring” yang digerakkan sekelompok orang dengan menyebar hoax dan fitnah sudah tak laku lagi. “Masyarakat sudah semakin paham, mana yang bekerja nyata, dan mana yang suka sebar fitnah. Politik akal miring enggak laku lagi di Indonesia,” tegas Machfud.

Dalam perjalanan ke depan, hingga Pemilu digelar, Machfud yakin deklarasi-deklarasi dari alumni perguruan tunggi lain akan bermunculan.

“Sekarang pun sudah muncul di sejumlah media sosial, yang berisi meme dan ikon dukungan dari alumni ITS, Universitas Jember, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara, Atmajaya, Universitas 11 Maret di Solo, dan sebagainya,” kata dia.

Bagikan artikel ini: