DP 0 persen kredit otomotif dikhawatirkan bikin jalanan kian macet

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:33 WIB ET

SOLO, kabarbisnis.com: Kebijakan mengenai down payment (DP) atau uang muka kendaraan sebesar 0 persen dinilai akan berdampak pada kemacetan lalu lintas. Selain itu, tingkat angka kecelakaan lalu lintas juga diperkirakan meningkat.

"Ada dua dampak utama yang berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan berlalu lintas, yaitu kemacetan dan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas," kata Pengamat Transportasi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Syafii di Solo, Senin (14/1/2019).

Menurut dia, kebijakan tersebut akan berdampak pada mudahnya masyarakat memiliki kendaraan. Dengan demikian, jumlah kendaraan di jalan raya akan bertambah. Terkait hal itu, ia meminta agar kebijakan tidak hanya dilihat dari satu sisi tetapi juga harus mempertimbangkan sisi yang lain.

"OJK jangan hanya melihat dari sisi finansialnya tetapi juga dampak lain dari tingginya jumlah alat transportasi yang ada di jalan raya. Apalagi ini juga harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta Tito Adji Siswantoro mengatakan mengenai ketentuan uang muka yang diatur dalam POJK 35/2018, yaitu kebijakan uang muka paling rendah 0 persen merupakan tindak lanjut harmonisasi kebijakan Bank Indonesia terkait dengan relaksasi loan to value yang bertujuan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

"Kebijakan uang muka paling rendah tersebut diterapkan secara selektif dengan mempertimbangkan kualitas piutang pembiayaan di masing-masing perusahaan pembiayaan," katanya.

Dia mengatakan uang muka 0 persen hanya dapat diterapkan oleh perusahaan pembiayaan jika perusahaan tersebut memenuhi persyaratan tingkat kesehatan keuangan (TKK) minimum sehat dan angka kredit macet 1 persen ke bawah. "Meski sudah memenuhi syarat tidak lantas wajib mengenakan uang muka 0 persen, karena ini tergantung dari risk appetite (kemampuan menerima, red) perusahaan tersebut," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: