Pendapatan tumbuh 300%, Printerous incar pasar Asia Tenggara

Kamis, 17 Januari 2019 | 16:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Printerous, online-printing platform terbesar di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 300 persen di tahun 2018. Dengan pencapaian ini, perusahaan menargetkan untuk fokus pada pasar B2B dan ekspansi bisnis ke Asia Tenggara.

Founder dan CEO Printerous, Kevin Osmond, menyatakan, transaksi yang terjadi didominasi oleh segmen B2B (business-to-business), dengan menyumbang 98 persen dari jumlah transaksi yang terjadi. Adapun produk-produk utama yang ditawarkan oleh Printerous untuk segmen B2B adalah packaging, marketing material, dan kebutuhan kantor.

"Tingginya kebutuhan mencetak di segmen B2B memantapkan kami untuk terus berinovasi di kedua solusi utama, yakni e-commerce dan e-procurement," ungkap Kevin, dalam siaran pers.

Untuk target ke depan, kata Kevin, pihaknya akan memastikan platform ini dapat membantu pelaku usaha dalam urusan mencetak dengan menghadirkan fitur-fitur yang memudahkan. Printerous juga ingin memberikan kontribusi yang lebih besar kepada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Saat ini yang menjadi fokus utama kami adalah memberikan kemudahan bagi UMKM untuk mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan platform digital," tambahnya.

Untuk tahun 2019, kata Kevin, terdapat dua poin utama yang ingin diwujudkan Printerous. Pertama, mengembangkan skala bisnis melalui dua jalur, akuisisi dan retensi pelanggan. Kedua, melakukan ekspansi ke Asia Tenggara.

"Pertimbangan ini berdasarkan adanya potensi bisnis yang menjanjikan di negara-negara Asia Tenggara dengan model ekonomi serupa. Kami ingin membantu lebih banyak lagi pelaku usaha, tidak hanya di Indonesia namun juga di luar negeri," pungkasnya.

Saat ini Printerous telah memiliki lebih dari 15.000 pengguna dan melayani pesanan di 20 kota di Indonesia. kbc9

Bagikan artikel ini: