BI pertahankan suku bunga acuan di 6%, ini alasannya

Kamis, 17 Januari 2019 | 17:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) sepakat untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6%.

“Dengan mempertimbangkan ekonomi global, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 15-16 Januari 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 6%" ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Adapun suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

Alasan BI melakukan pertahanan ini adalah untuk mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik. Keputusan ini juga konsisten dengan upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman.

BI juga terus menempuh strategi operasi moneter untuk menjaga kecukupan likuiditas baik di pasar Rupiah maupun pasar valas. Hal ini guna mendukung stabilitas moneter dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan dan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat ketahanan eksternal.

BI juga akan mengendalikan defisit transaksi berjalan sehingga turun menuju kisaran 2,5% PDB pada 2019. kbc10

Bagikan artikel ini: