Menko Darmin akui perlambatan ekonomi China bakal pengaruhi ekspor RI

Selasa, 22 Januari 2019 | 22:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui perlambatan ekonomi yang terjadi di China sedikit banyak akan mempengaruhi nilai ekspor Indonesia, namun ia mengklaim hal itu tidak akan terlalu berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut Darmin berkurangnya nilai ekspor ke China tidak akan berdampak besar bagi perekonomian Indonesia. Hal itu lantaran mitigasi atau antisipasi terhadap perlambatan ekonomi sudah diantisipasi oleh pemerintah dan otoritas terkait.

"Ada dampaknya namun tidak besar, (Akan ditutupi) dengan investasi, konsumsi rumah tangga, dan (belanja) pemerintah. Jadi selalu ada pilihan untuk mengisi kekurangan yang lain (terhadap perekonomian)," ujar Darmin di Jakarta, Selasa (22/1/2018).

Pemerintah, kata Darmin telah melakukan langkah antisipasi, antara lain dengan menggenjot jumlah investasi yang masuk ke Indonesia, mendorong industri untuk berorientasi ekspor melalui pemberian insentif khusus, penyederhanaan perizinan serta revisi aturan DNI.

"Seluruh negara di dunia pasti akan terpengaruh (pelemahan ekonomi China). Namun hal itu lagi-lagi kembali kepada bagaimana tiap negara itu melakukan mitigasi terhadap pelemahan tersebut," tuturnya.

Sebagaimana informasi saja, pemerintah China baru saja merilis data pertumbuhan ekonomi. Meski masih bertumbuh positif, namun angka pertumbuhan ekonomi yang hanya sebesar 6,6 % itu dianggap cukup memberikan sinyal waspada kepada negara-negara emerging market seperti Indonesia, karena itu yang terendah sejak 1990.

"Ya kalian tanyanya selalu gitu sih, saya gak pernah mau bilang gak akan khawatir.. perlu kerja lebih keras, itu yang benar," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: