Meningkat, minat anak muda beli rumah dengan KPR

Kamis, 24 Januari 2019 | 20:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) menyatakan, generasi muda mulai mendominasi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tiap tahunnya. Tren peningkatan dimulai pada periode 2014 sampai dengan 2017.

Manajer Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Bayu Adi Gunawan mengatakan, volume generasi muda yang meningkat membuat pangsa pasar juga demikian. Paling favorit yakni rumah tapak dan rumah susun seperti apartemen. "Anak muda dominasi di tipe ini. Bertipe 22-70 meter persegi," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan, usia rata-rata generasi muda yang mengajukan KPR di kisaran 26 hingga 35 tahun. Jumlah penggunaan fasilitas KPR inipun lebih besar dibanding usia 36-45 tahun. "Anak muda punya kesadaran untuk menyicil rumah. Usia 36-45 tahun pasarnya justru lebih menurun," katanya.

Pesatnya pertumbuhan KPR generasi milenial ini, lanjut Bayu, membuat BI terus mempermudah proses pengajuan. Khususnya, buat mereka yang baru pertama kali mengajukan KPR. "Kami longgarkan agar DP lebih murah. Tujuannya agar terjangkau sama kaum milenial," pungkasnya.

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyiapkan program KPR khusus bagi para milenial, termasuk yang bekerja di BUMN. Kebijakan ini dilakukan agar para generasi milenial tersebut punya kesempatan untuk memiliki rumah.

Saat ini rencana tersebut sedang digodok oleh Kementerian PUPR, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan. “Saya akan memikirkan agar kalian (generasi milenial) memiliki rumah. Skemanya sedang dibahas,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akhir tahun lalu. kbc10

Bagikan artikel ini: