Tinggal foto selfie, bisa buka rekening efek via online

Jum'at, 25 Januari 2019 | 07:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengembangkan sistem digital pada pasar modal. Di antaranya dengan menyiapkan sistem pembukaan rekening efek secara daring atau online.

Dengan demikian, proses pendaftaran investor baru akan lebih sederhana, sebab selama ini proses pembuatan rekening efek memakan waktu lama. Hal ini menyulitkan pasar modal untuk mempercepat penambahan investor baru.

Saat ini proses pendaftaran memang bisa dilakukan calon investor tanpa mengujungi perusahaan sekuritas. Namun, prosesnya cukup berbelit yakni harus mengunduh formulir pendaftaran melalui website sekuritas, mencetaknya sendiri, kemudian setelah formulir terisi maka dikirimkan ke alamat sekuritas.

Tak cukup disitu, calon investor juga perlu melakukan melakukan video call sebagai bukti tatap muka, kemudian menunggu proses pendaftaran di sekuritas. Proses yang panjang ini menyulitkan sekuritas untuk bisa menjangkau masyarakat di daerah tepencil yang memiliki keinginan berinvestasi.

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fithri Hadi menyatakan, dengan sistem online ini pembukaan rekening efek lebih sederhana. Calon investor tidak lagi harus mengisi dokumen fisik, bahkan hanya melalui swafoto (selfie) dan foto KTP.

“Jadi simplifikasi, bisa online, juga bisa pakai mobile. Dengan selfie, self recognition, pakai KTP, kemudian tanda tangan digital," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (24/1/2018).

Dia menjelaskan, saat ini proyek itu masih dalam tahap piloting atau uji coba kelayakan. Kata dia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melihat kelayakan sistem baru ini.

"Kebetulan OJK sudah ada draf aturannya. Kalau sudah final, kita akan dorong semuanya masuk ke situ,” kata dia.

Fithri menyebut, pembukaan rekening efek secara online ini rencananya bisa diimplementasikan pada kuartal II 2019.“(Target implementasinya) kuartal II tahun ini, mudah-mudahan,” ungkapnya.

Dia menyatakan, untuk memasuki ranah digital ini pihak BEI pun menyiapkan sistem berbasis cloud atau komputasi awan. Sehingga sekuritas tak perlu menganggarkan investasi khusus untuk penyediaan cloud. Para anggota bursa bisa menyewa sistem cloud yang disediakan oleh BEI.

"Sehingga anggota bursa tidak perlu investasi di perangkat IT, jadi bisa sewa cloud itu," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: