Jadi holding BUMN perumahan, Wijaya Karya lepas label persero

Senin, 28 Januari 2019 | 16:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk resmi melepas label persero dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Keputusan ini merupakan langkah awal untuk masuk dalam program holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan, keputusan ini guna memperkuat BUMN sektor perumahan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas. Sesuai rencana, WIKA bersama sejumlah BUMN lainnya akan bersinergi dan bergabung dalam holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan.

Tumiyana meyakini pengembangan bisnis di sektor perumahan akan menghadirkan dampak yang besar baik bagi masyarakat luas dan perusahaan. Kebutuhan akan perumahan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan ketersediaan kawasan hunian secara merata.

"Sinergi antar-BUMN dalam holding perumahan akan menambah kapabilitas untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menghadirkan perumahan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Di sisi lain, harga properti terus merangkak naik sehingga sangat menguntungkan bagi perusahaan di masa depan," ungkap Tumiyana usai RUPS di Wika Tower II, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Masuknya WIKA ke holding perumahan dan pengembangan kawasan juga turut membuka ruang luas berekspansi di sektor transit oriented development (TOD), bangunan, serta gedung. Pasalnya, WIKA kini telah diperkuat oleh lini bisnis terintegrasi dari hulu hingga ke hilir dengan melibatkan entitas anak yang dapat memberikan keuntungan yang lebih besar.

Sebagai kontraktor, WIKA punya pengalaman dalam mengerjakan infrastruktur bangunan dan gedung. Portofolio WIKA diisi dengan proyek-proyek strategis nasional di antaranya Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong dan PLBN Aruk di Kalimantan Barat, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.

Kini proyek yang sedang dikerjakan oleh WIKA pada sektor bangunan dan gedung meliputi revitalisasi sekolah-sekolah di Jakarta, Masjid Raya Al-Jabbar di Jawa Barat dan Mandiri University. kbc10

Bagikan artikel ini: