Pajero terbakar di Sidoarjo, diler Mitsubishi bakal digugat

Kamis, 31 Januari 2019 | 17:31 WIB ET
Sandy (kiri) menunjukkan foto kondisi Mitsubishi Pajero miliknya usai terbakar.
Sandy (kiri) menunjukkan foto kondisi Mitsubishi Pajero miliknya usai terbakar.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kejadian mobil terbakar kembali terjadi di Indonesia. Kali ini menimpa Mitsubishi Pajero Sport S A/T produksi tahun 2014.

Kebakaran yang menimpa mobil milik Djoni Tjen/Sandy itu terjadi pada 2 Oktober 2018 lalu di Perumahan Pondok Mutiara, Sidoarjo.

Meski sudah dilakukan investigasi oleh tim dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) namun belum ada tindak lanjut dan penyelesaian dari pihak MMKSI selaku authorized distributor Mitsubishi di Indonesia.

Karena merasa dirugikan, Sandy berencana untuk menggugat MMKSI melalui diler Mitsubishi di Surabaya, PT Sun Star Motor Surabaya.

Kuasa Hukum Sandy, Nicky SH, MH mengatakan, hingga sekitar empat bulan sejak kejadian kebakaran ersebut, belum ada itikad baik dari MMKSI maupun Sun Star Motor Surabaya.

"Padahal klien saya menyanggupi untuk memenuhi persyaratan bila ada itikad baik dari pihak diler," kata Nicky di kantornya, Kamis (31/1/2019).

Bahkan, lanjut dia, jika memang pihak diler mensyaratkan ada tambahan pembayaran untuk ganti rugi bersama, Sandy bersedia mengeluarkan biaya yang disyaratkan.

"Maksudnya, bila diler ada itikad baik dengan mengganti mobil baru dan klien saya harus menambah uang yang dihitung dengan harga mobil saat ini, klien saya siap," tegas Nicky yang diamini Sandy.

Sekadar diketahui, peristiwa kebakaran Mitsubishi Pajero Sport itu sendiri terjadi pada 2 Oktober 2018. Saat itu, bermaksud melihat rumah yang akan dibelinya di perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo.

Saat berada di ruang tamu, dia mencium bau menyengat."Saya kira itu bau orang bakar sampah, ternyata baunya semakin menyengat dan saya lihat di luar mobil saya yang terbakar," terangnya.

Saat itu memang dia bersama warga sekitar berupaya untuk memadamkan api yang membakar hampir separuh kendaraan, namun teap tak mampu. Akhirnya dia menghubungi pemadam kebakaran (PMK) terdekat, dan tak bergitu lama setelah petugas PMK datang api berhasil dipadamkan.

"Begitu sudah padam, bangkai mobil diangkut dan sekarang berada di rumah," jelasnya.

Dalam perjalanannya, setelah pihak Sandy menghubungi pihak diler untuk dilakukan investigasi, baru pada 26 Oktober 2018 ada tim dari MMKSI dan PT Sun Star Motor Surabaya melakukan investigasi terhadap peristiwa terbakarnya mobil secara tiba-tiba.

"Versi mereka, kebakaran terjadi parena ada masalah dengan tonggak accu. Ini aneh, karena saat kejadian kondisi mobil berhenti dan mesin dimatikan," ulas Sandy.

Tak hanya itu, selama memegang kendaraan tersebut, dia selalu melakukan service berkala di bengkel resmi Mitsubishi di Sidoarjo, dan tidak pernah melakukan modifikasi dalam bentuk apapun terhadap mobil tersebut.

Pihak MMKSI hanya melayangkan surat kepada Sandy melalui kuasa hukumnya tertanggal 24 Oktober 2018 perihal somasi yang dilayangkannya. Namun isi surat pun masih belum menyentuh pada pokok permasalahan.

MMKSI justru menginformasikan bahwa sejak 1 April 2017 bisnis distribusi kendaraan Mitsubishi telah mengalami restrukturisasi, dimana untuk kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan produk Mitsubishi Motors Corporation per tanggal tersebut telah beralih dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors kepada PT MMKSI, sehingga seluruh korespondensi terkait dengan kendaraan tersebut ditujukan kepada PT MMKSI.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami oleh klien Saudara dan sebagai bentuk implementasi kebijakan pelayanan konsumen, kami PT MMKSI bersama dengan Dealer PT Sun Star Motor Surabaya bermaksud untuk segera melakukan Pemeriksaan Teknis atas kendaraan Mitsubishi Pajero dengan nomor sasis: MMBGYKGAOEFOZBMB dan nomor mesin: 4056UCFN7861 sesuai dengan Surat Saudara," demikian tulis surat yang ditandatangani Zaenal Muttaqien selaku Department Head pada Legal & Corporate Secretary Department PT MMKSI.

Atas hal tersebut, Nicky menyatakan, pihaknya akan segera mengajukan gugatan kepada MMKSI serta PT Sun Star Motor Surabaya melalui Pengadilan Negeri Sidoarjo.

"Karena hingga kini tidak ada itikad baik dari MMKSI maupun PT Sun Star Motor Surabaya. Kami sangat terbuka jika ada pembicaraan secara kekeluargaan dan kejelasan terkait kebakaran Pajero tersebut. Apakah ini karena ada gagal produk atau apa kan harus ada tanggung jawab ke konsumen. jadi besok kita akan mengajukan gugatan," tegas Nicky. kbc7

Bagikan artikel ini: