Masuki era bonus demografi, RI butuh praktisi PR revolusioner

Kamis, 7 Februari 2019 | 09:15 WIB ET

SURABAYABesarnya jumlah usia produktif di Indonesia adalah peluang untuk membangitkan engine of growth bagi perekonomian yang berdampak pada kesejahteraan dan keadilan sosial di Indonesia. Sebaliknya, jika tidak dipikirkan dan digarap dengan maksimal potensi ini, bisa menjadi ancaman tersendiri bagi kita.

Dalam kesempatan sharing session bersama mahasiswa Unika di Surabaya, ICON PR Indonesia 2018 membagikan pengalaman dan wawasannya tentang dunia praktis di dunia Komunikasi.

Konten dan komunikasi adalah kunci berkelanjutan organisasi di tengah era globalisasi, terlebih saat ini kita telah memasuki industri 4.0 dimana seluruh aktivitas kita bergantung dengan teknologi. Setiap hari, setiap menit, konten datang dalam genggaman kitaDi setiap konten dan bagaiamana cara mengkomunikasikan konten tersebut ke publik, ada peran praktisi PR di sana,” jelas perwakilan ICON PR Indonesia, Faisal Alfarokhi yang juga menjabat sebagai humas PT Petrokimia Gresik, Rabu (6/2/2019).

Karena itu, peluang emas ini harus kita optimalkan untuk menyiapkan sumber daya manusia khususnya praktisi PR yang berkualitas mulai sekarang.

Sharing Session with ICON PR Indonesia yang bertema “Sharing Session with Millenials PR” dengan para praktisi PR, akademisi, dan mahasiswa juga bagian dari tugas ICON PR Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul, tangguh, dan berdaya saing global. Dengan begitu, para mahasiswa mampu untuk menghadapi dunia kerja setelah mereka lulus kuliah nanti.

ICON PR Indonesia juga sangat terbuka lebar untuk menciptakan ruang berbagi dan bersinergi bersama generasi zaman now untuk menyebarkan semangat kebaikan dan melahirkan sumber daya manusia yang produktif dan revolusioner.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Yuli Nugraheni pada kesempatan yang sama, mengatakan, pihaknya mendukung sekali acara sharing session yang diadakan ini. Karena bisa memberikan gambaran dunia kerja PR yang terkini langsung dari praktisinya. Ternyata, banyak juga perubahan yang harus dipersiapkan oleh para mahasiswa untuk terjun di dunia PR. Selain itu, UKWMS siap bekerjasama dengan PR Indonesia, tidak hanya dlam bentuk sharing session, namun bidang lain pun, siap melaksanakannya.

Acara sharing session dengan praktisi PR ini menghadirkan 5 ICON PR yakni, Faisal Alfarokhi (PR Officer dari PT Petrokimia Gresik), Leidena S. Negari (Pranata Humas Setjen dan BK DPR RI), Imam Suryanto (Pranata Humas Biro Humas Kementrian Perdagangan RI ), Anziel Firdausi Nuzula (Humas & Komunikasi Perusahaan Perum Jamkrindo) dan Akbar (Program Community Engagement PT Kereta Commuter Indonesia).

Bagikan artikel ini: