Bidik pertumbuhan 30 persen, ini strategi broker properti Galaxy

Sabtu, 9 Februari 2019 | 20:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tahun politik tampaknya tak mempengaruhi Galaxy Corp untuk tetap optimis menatap pasar di tahun ini. Perusahaan broker properti ini bahkan mematok targe pertumbuhan penjualan sebesar 20-30 persen di 2019.

CEO Galaxy Corp, Kennard Nugraha Sutantio mengatakan, target pertumbuhan penjualan ini sama dengan pencapaian pertumbuhan pada tahun lalu. Banyaknya proyek-proyek properti baru serta masih tingginya permintaan untuk produk properti khususnya sekunder menjadi penopang utama penjualan di 2018 lalu.

"Tahun lalu kita bersyukur bisa mengemas pertumbuhan penjualan yang signifikan. Selain banyaknya proyek baru yang kita handle, ternyata masih banyak juga permintaan atau pasar properti sekunder," ulasnya di sela Galaxy Awarding Night 2019 di Ballroom 89, Ciputra World Surabaya, Jumat (8/2/2019). 

Diterangkannya, tahun lalu penjualan properti sekunder menyumbangkan 55 persen dari total sales Galaxy, sedangkan properti primer mencapai 45 persen.

"Perkiraan kami tahun ini komposisi itu tidak banyak berubah. Orang memilih (rumah) sekunder karena bisa langsung dihuni. Kalau primer masih nunggu lama," jelas Kennard.

Dijelaskannya, harga properti yang paling diminati masih di kisaran Rp 1 miliar. Meski demikian, untuk properti premium di atas Rp 3 miliar juga masih ada pasarnya. "Tidak hanya dalam negeri, permintaan properti luar negeri juga besar," imbuh Veronica.

Tahun lalu Galaxy berhasil menjual properti di Singapura, Malaysia, Australia, Spanyol, Selandia Baru, dan Jepang.

Terkait penjualan tahun ini, dengan target pertumbuhan sebesar 20-30 persen dibanding pencapaian tahun lalu, banyak hal yang akan dilakukan Galaxy.  Salah satunya adalah perluasan segmen pasar, dimana saat ini minat kaum milenial untuk memiliki rumah terus meningkat.

"Maklum, mereka kebanyakan eksekutif muda atau keluarga baru yang tentu membutuhkan rumah untuk tempat tinggal ataupun pilihan investasi," tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga terus memperluas kerja sama pemasaran dengan developer terpercaya untuk proyek-proyek baru. "Februari ini ada dua proyek yang akan diluncurkan. Lalu, Maret menyusul. Strategi dan waktu pemasaran tiap proyek kami tata sehingga tidak saling merugikan," ulas Kennard.

Terakhir, Galaxy juga akan memperkuat jaringan pemasaran dengan membuka sebanyak 10 kantor baru hingga akhir tahun ini. Sayangnya, Kennard enggan menyebut kota-kota yang akan dibidik. Yang jelas, dengan memiliki 600 agen marketing yang ada saat ini, Galaxy telah hadir di sejumlah kota yakni Surabaya, Malang, Bali, dan Jakarta. 

Sementara itu terkait acara Galaxy Awarding Night 2019, Chief Financial Officer Galaxy, Veronica Sutantio mengatakan, jika kegiatan itu digelar sebagai wujud apresiasi dan motivasi Galaxy kepada para galaxians berprestasi yang telah memberikan kontribusi besar kepada Galaxy dan industri properti di Indonesia. Sekaligus untuk mendorong dan memotivasi para tim dan marketing Galaxy untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan, dimana bisnis properti akan terus berkembang pesat di Indonesia dan seluruh penjuru negeri di dunia 

"Acara ini dihadiri oleh seluruh property consultant dari 19 kantor yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia yang memiliki banyak keunggulan dan pengalaman menangani beragam properti mulai dari keahlian manajemen hingga pemasaran properti," jelasnya.

Pihaknya pun punya asa membawa Galaxy menjadi property agent terdepandan sebagai pioneer serta pelopor bisnis properti di Indonesia. kbc7

Bagikan artikel ini: