L 300 kini jadi andalan baru Mitsubishi untuk segmen niaga ringan

Rabu, 13 Februari 2019 | 07:09 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pada 2019 masih menyiapkan strategi untuk meningkatkan penjualan mobil segmen niaga ringan. Langkah ini setelah sejak Januari 2019 lalu, perusahaan ini tidak lagi memproduksi maupun menjual mobil niaga ringan seri T120SS. 

"Memang T120 SS sebelumnya adalah andalan kami di segmen mobil niaga ringan ini. Tapi karena sekarang sudah tidak ada lagi, kontribusi Mitsubishi di segmen ini digantikan L 300. Tapi memang secara ukuran beda," ungkap Reza Mayhendra, Promotion Departement Regional Event Section MMKSI, disela kegiatan Light Comercial Vehicle (LCV) Gebyar Wirausaha Mitsubishi yang digelar dieler PT Srikandi Diamond Indah Motors, Surabaya, akhir pekan lalu. 

Mitsubishi L 300 atau pick up yang juga dikenal dengan nama Elsapek tersebut, menggunakan mesin diesel konvensional 2.300 cc. Sepanjang tahun 2018, menjadi seri terlaris di kelasnya. 

Secara nasional, sepanjang Januari hingga November 2018, menurut Reza seri ini berhasil menyumbang penjualan sebanyak 22.515 unit. Dari jumlah tersebut, share atau pangsa pasar mencapai 76 persen.

"Dan kontribusi dari Jawa Timur melalui dielar Srikandi top 2. Hal inilah yang membuat kami memberikan apresiasi kepada Srikandi menggelar LCV Gebyar Wirausaha Mitsubishi," tambah Reza. 

Sementara dari dieler, Branch Manager PT Srikandi Diamond Indah Motor, Juanda Kurniawan, menambahkan, kontribusi mobil niaga ringan L 300 juga cukup besar.  "Untuk segmen niaga ringan di Jatim, sepanjang tahun 2018 hingga bulan November mencapai  5.290 unit. Dari jumlah itu, Mitsubishi L 300 mencapai  4.400 unit atau 83,9 persen," jelas Juanda. 

Di tahun 2019, pihaknya optimis pasar L 300 akan tetap tumbuh. Mengingat pasar komersial, dari usaha logistik customer good  masih bergerak, dengan dorongan peningkatan konsumtif warga Jatim yang cukup besar. 

Terkait target, keduanya mengaku masih melakukan penghitungan. Mengingat ketidakhadiran seri T120 SS, membuat kontribusi penjualan MMKSI turun sekitar Rp 1 miliar. Namun menurut Reza, pihaknya siap menggenjot penjualan di seri lain dan akan menyiapkan seri baru sebagai pengganti. 

T120 SS merupakan seri pick up kolaborasi antara Suzuki Carry dengan Mitsubishi. Suzuki Carry menutup produksi dan penjualan Pick Up Carry-nya yang otomatis membuat T120 SS juga berhenti produksi. 

Terkait momentum pemilu tahun 2019 ini, Juanda maupun Reza mengatakan bila hal tersebut tidak terlihat sebagai hambatan. Mengingat usaha harus jalan terus. 

Untuk mendorong peningkatan penjualan di tahun 2019 ini, dari dieler mendapatkan support dari Mitsubishi Finance dengan memberikan promo DP ringan dan angsuran dengan jangka waktu hingga lima tahun. 

"Selain itu dengan kegiatan LCV ini, ada 100 konsumen dari pelanggan Mitsubishi maupun calon konsumen, tetap bisa menjadi konsumen loyal kami yang utama," tandas Juanda.

Bagikan artikel ini: