BP dan AKR kolaborasi bangun 350 SPBU dalam 10 tahun

Jum'at, 15 Februari 2019 | 13:01 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bitish Petrolium (BP) bersama PT Aneka Kimia Raya (AKR) menargetkan pembangunan 350 SPBU dalam waktu 10 tahun ke depan. Untuk pembukaan SPBU, BP dan AKR membentuk perusahaan patungan (joint venture) bernama PT Aneka Petroindo Raya (APR). 

President Director PT AKR Corporindo Haryanto Adikoesomo mengatakan APR akan membuka 350 SPBU dalam 10 tahun ke depan. APR sendiri sudah membuka 4 SPBU dan 20 lagi akan dibuka tahun ini.

"Kami berencana membuka 350 SPBU di 10 tahun di Indonesia," kata dia dalam Konferensi Pers Peluncuran SPBU BP di Indonesia di The Ritz-Carlton Pacific Place SCBD, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Perusahaan cukup yakin bisa bersaing dalam penjualan BBM di Indonesia. Meski dibayangi pemain lama seperti Pertamina hingga Shell, SPBU BP-AKR menawarkan pelayanan one stop shop dengan dilengkapi layanan minimarket hingga coffee shop.

"SPBU nggak cuma bensin atau oli, juga ada Kopi Tuku, Musala, WiFi, Toilet," kata Peter Molloy, President Director, PT Aneka Petroindo Raya (APR).

Disinggung mengenai besaran investasi SPBU, pihaknya enggan merinci. Pasalnya masing-masing area memiliki karakteristik lahan dan desain yang berbeda.

"Investasi agak sulit mencantumkan angka karena punya model berbeda-beda untuk setiap lokasi SPBU," ujar Neale Smither, Vice-President of New Markets, BP downstream.

Peter juga enggan membeberkan berapa harga BBM untuk masing-masing jenis yang dijual di SPBU AKR-BP. Ia memastikan bahwa harga BBM yang dijualnya mengikuti aturan formula Kementerian ESDM.

"Strateginya nggak bisa dibuka karena informasi komersil sensitif. Resep utama harus berdaya saing penetapan harganya," kata Peter. kbc10

Bagikan artikel ini: