Ingin datangkan guru privat, kini ada startup LesGo

Jum'at, 15 Februari 2019 | 13:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Layanan digital kini semakin bervariasi untuk memenuhi dan mempermudah kebutuhan para pengguna. Tak hanya di layanan pesan antar saja, tapi ada juga  penyedia jasa guru les privat. Apalagi kesibukan orang tua yang makin menjadi, terutama di kota besar membuat tugas untuk memberi pengajaran ke buah hati menjadi terkendala. Termasuk juga dalam mencari pengajar privat.

Faktor inilah yang membuat start up pesanan guru privat tumbuh. Salah satunya adalah LesGo, yang memulai layanan tersebut sejak Juli 2017.

Saat pengguna, seperti orangtua ingin mencari guru privat, bisa berselancar di LesGo. Di sana tersedia fitur pencarian guru privat berdasarkan radius domisili antara guru dan murid. Tentu ini untuk memudahkan tenaga pengajar dalam menjangkau murid.

Selain itu, murid atau konsumen juga bisa memilih guru yang sesuai dengan tarif yang diinginkan, serta yang tidak penting adalah jadwal belajar yang pas. Termasuk juga mata pelajaran yang ingin dipelajari lebih lanjut.

Sedangkan bagi mitra guru juga bisa menentukan jadwal belajar, termasuk juga didalamnya tarif les per sesi.

Dengan skema tersebut, Sang Made Krisna Andika, pendiri dan Chief Executive Officer LesGo mengklaim pihaknya sudah menggandeng sekitar 800 mitra guru. Di belakangnya, ada sekitar 2.200 calon mitra guru yang masih dalam proses pemilihan dan penyaringan.

Sejauh ini, LesGo masih beroperasi di wilayah Jabodetabek. Tapi tidak tertutup kemungkinan segera ekspansi ke kota-kota lainnya. Sayang ia tidak merinci identitas kotanya.

Ekspansi lain yang tengah ia siapkan adalah memperbaharui tampilan aplikasinya menjadi LesGo 3.0 yang bakal mengubah total perwajahan dari sebelumnya, termasuk juga jenis layanan yang semakin variatif. Sayangnya ia belum bisa berikan informasi lebih lanjut terkait pembaruan tersebut.

Hingga kini, Krisna masih mengandalkan dana sendiri untuk pengembangan usahanya. "Perkembangan memang lambat dan dana marketing juga minim," katanya.

Sayangnya, Krisna tidak merinci target bisnis yang dipatok hingga akhir tahun ini. Yang jelas, pihaknya bakal terus melakukan riset untuk pengembangan pasar ke depannya.

Adapun untuk sistem pendapatan, LesGo menerapkan komisi yakni sebesar 20% dari harga per sesi. Adapun tarif les LesGo per sesi antara Rp 100.000 sampai Rp 200.000 per sesi yang setara 90 menit.

Biasanya, permintaan les privat tergantung dari kalender akademik. LesGo pun pernah dapat order 400 sesi per bulannya. kbc10

Bagikan artikel ini: