10 Wilayah ini berpotensi miliki cadangan minyak dan gas besar, di mana saja?

Jum'at, 22 Februari 2019 | 07:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: 10 Wilayah minyak dan gas (migas) berpotensi memiliki cadangan besar atau area giant discovery. Satu diantaranya ialah Blok Sakakemang di Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Bumi dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto memaparkan, cadangan gas bumi yang berada di sana tergolong besar, yakni sekitar 2 triliun cubic feet (TCF).

Perusahaan migas asal Spanyol, Repsol, menemukan sumber daya yang dapat dipulihkan sebesar itu dari Sumur Kaliberau Dalam 2X (KBD2X) yang telah ditajak pada 20 Agustus 2018. "Potensi lebih kurang 2 TCF. Asumsi sekarang, rig 1.500 HB, dengan kedalaman 2.430 meter. Ini penting kita sampaikan karena penemuan yang signifikan,” kata Dwi di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (21/2/2019).

Dengan temuan itu, Repsol bersama Petronas dan MOECO membuat gebrakan dengan menemukan potensi cadangan gas terbesar di Indonesia dalam 18 tahun terakhir. Bahkan, Dwi menyebutkan bahwa penemuan ini menjadi penemuan terbesar keempat di dunia dalam kurun 2018-2019.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, penemuan itu hanya kalah dari Calypso 1 di Cyprus sebesar 3,5 TCF, Obskaya Severnaya 1 di Rusia sebesar 3 TCF dan 1-STAT-010A-SPS di Brazil yang lebih dari 2 TCF.

Sementara itu, Exploration Manager South East Asia Repsol, David Remos Herrero menilai bahwa temuan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Ia menargetkan, produksi bisa dilakukan lima tahun dari sekarang. "Kami akan mencoba untuk melakukan akselerasi, kami berharap dalam lima tahun," katanya.

Di sisi lain, Dwi mengatakan bahwa pihaknya akan berfokus untuk terus memacu 10 area potensial supaya bisa segera digarap oleh investor. 10 area potensial itu berlokasi di Sumatera Utara (Mesozoic Play), Sumatera Tengah (Basin Center), Sumatera Selatan (Fractured Basement Play), Offshore Tarakan, NE Java-Makassar Strait, Kutai Offshore, Buton Offshore, Northern Papua (Plio-Pleistocene & Miocene Sandtone Play), Bird Body Papua (Jurassic Sandstone Play), dan Warim Papua.

Namun, Dwi belum bisa memastikan nilai investasi dan besaran dari cadangan tersebut. "Belum, nanti dihitung lebih akurat volumenya, nanti dihitung investasinya direncanakan berapa," katanya.

Sebelumnya, merujuk pada catatan SKK Migas, Indonesia memiliki 128 cekungan. Sebanyak 54 cekungan diantaranya sudah melalui eksplorasi dan eksploitasi, dan dari 54 cekuangan itu, Indonesia saat ini memiliki reserve sebanyak 3,2 billion barel oil. Adapun, saat ini cadangan terbukti untuk gas yang dimiliki Indonesia adalah sekitar 100 TCF. kbc10

Bagikan artikel ini: