Fokus passenger car, HSC optimis pertahankan pangsa pasar di tahun politik

Sabtu, 23 Februari 2019 | 09:27 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasar otomotif nasional diprediksi stabil di tahun ini. Selain karena dipengaruhi oleh tahun politik, dimana banyak masyarakat yang akan menahan belanja, persaingan di pasar otomotif Tanah Air yang juga cukup ketat seiring masuknya pemain baru.

Kondisi itu memaksa sejumlah agen pemegang merek (APM) untuk melakukan konsolidasi, dan cenderung tak mengobral banyak produk baru. Seperti yang dilakukan Honda Surabaya Center (HSC) selaku main dealer mobil Honda di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara

Marketing and After Sales Service Director HSC Wendy Miharja mengatakan, pihaknya akan tetap fokus bermain di mobil penumpang alias passenger car, mengingat ini merupakan pasar yang gemuk di Tanah Air. Namun demikian, persaingan di pasar ini sangat ketat.

"Tahun ini kita cukup konservatif, mengingat selain ada pesta demokrasi juga persaingan yang sangat ketat. Sehingga HPM (Honda Prospect Motor, red) memilih untuk menahan tidak mengeluarkan produk baru dan hanya penyegaran beberapa model saja, namun fokus ke SDM, perbaikan layanan purna jual dan genjot produk unggulan," ujarnya di sela  launching New Mobilio dan New Honda Civic Turbo, di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (22/2/2019).

Tahun ini, HSC sendiri menargetkan penjualan sebanyak 23.550 unit. Target penjualan itu turun dibanding realisasi penjualan tahun lalu yang sebanyak 25.330 unit. 

Wendy bilang, tahun ini pasar mobil di Jatim tetap tumbuh meski melambat. Tahun lalu, pasar otomotif di Jatim tumbuh 8 persen. Meski pasarnya bertumbuh, tapi pemain pasar bertambah. Sehingga ‘kue’ penjualan mobil harus dibagi-bagi. 

“Selama lima tahun terakhir ini penjualan kami cukup tinggi. Makanya, tahun ini kami lebih ke pertahankan pasar,” katanya. 

Namun demikian, dia masih cukup optimistis mengingat secara indikator ekonomi di Jatim memiliki pertumbuhan yang lebih tinggi dari nasional. Bahkan, stabilitas keamanan juga jauh lebih baik dan kondusif dibandingkan kota lain seperti Jakarta.

Pembangunan infrastruktur di Jatim pun dinilai cukup masif, misalnya jalan tol baru yang masuk dalam Trans Jawa. Hal ini diperkirakan bakal mempengaruhi orag untuk membeli mobil agar mobilitas lebih mudah.

Sementara terkait pasar multi purpose vehicle (MPV), khususnya low MPV pihaknya masih memercayakan Honda Mobilio yang penjualannya masih cukup stabil, meski persaingan di segmen ini sangat ketat. Di pasar Jatim, Mobilio menduduki peringkat 5 di pasar LMPV. Tahun ini, dengan hadirnya New Honda Mobilio diharapkan bisa naik satu strip ke peringkat 4.

Sejak Mobilio hadir pada 2014 sampai sekarang ini, penjualannya sudah tembus 37.000 unit, "Segmen Low MPV seperti Mobilio ini pasarnya masih sangat seksi, makanya pemainnya cukup banyak bahkan bertambah," imbuhnya.

Pada Januari 2019, HSC berhasil menjual sebanyak 1.438 unit, dimana penopang terbanyak masih Honda Brio dengan 596 unit, disusul Mobilio, HR-V, Jazz, CRV, BR-V dan model sedan.

Sementara itu pada 2018, Honda Brio Satya meraih total penjualan 8.988 unit. Pada kelas LMPV, Honda Mobilio 5.238 unit. Disusul Honda HR-V sebanyak 3.971 unit. Pada kelas hatchback, Honda Jazz terjual 2.738 unit. Honda CR-V 2.099 unit pada kelas SUV. Sedangkan pada segmen LSUV, Honda BR-V terjual 1.673 unit. Pada segmen City Car, Honda Brio RS 1.496 unit. Di kelas SUV, Honda HR-V 1.8 L mencatat total penjualan 567 unit. Pada segmen sedan, Honda Civic Turbo mencapai total penjualan  138 unit. 

“Tahun ini kami menargetkan penjualan New Honda Mobilio sebanyak 4.919 unit. Sedangkan untuk New Honda Civic sebanyak 200 unit,” ujar Wendy. kbc7

Bagikan artikel ini: