Perang harga di pasar low MPV, Gaikindo: Itu mekanisme pasar

Rabu, 27 Februari 2019 | 07:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Persaingan di pasar kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV) cukup sengit. Para produsen pun berlomba-lomba memberikan harga yang kompetitif sebagai strategi untuk menarik konsumen.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan, Gaikindo tidak terlibat dalam penentuan harga kendaraan.

“Yang namanya perang harga, Gaikindo tidak terlibat karena itu mekanisme pasar. Kalau yang namanya peminat lebih tinggi, orang berebut beli, harga naik. Kami tidak terlibat sama sekali,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Seperti diketahui, beberapa merek otomotif lokal melakukan langkah yang tidak biasa pada awal tahun khususnya pada segmen LMPV. agen pemegang merek (APM) memperkenalkan produk baru atau produk pembaruan, menambah fitur tetapi harga yang ditawarkan tetap.

Ketatnya persaingan segmen LMPV disinyalir menjadi salah satu penyebab selain kehadiran produk baru. Toyota dan Daihatsu misalnya, memperkenalkan Grand New Avanza dan Grand New Xenia pada awal tahun dengan bebearpa perubahan desain dan penambahan fitur tetapi harga yang ditawarkan tetap sama.

Honda yang juga melakukan pembaruan menawarkan harga yang tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero juga ikut terjun menambah ketat persaingan. Tahun ini, Nissan juga ikut bermain dengan menghadirkan All New Livina.

Tahun lalu, Gaikindo mencatat pasar LMPV tahun 2018 sebanyak 262.327 unit, naik 3,36 persen dibandingkan realisasi penjualan 2017. Total penjualan LMPV 2018 itu setara dengan 22,78 persen terhadap pasar otomotif 2018. kbc10

Bagikan artikel ini: