Proyek sirkuit MotoGP Mandalika telan investasi Rp14 triliun

Selasa, 12 Maret 2019 | 08:02 WIB ET

BOGOR, kabarbisnis.com: Pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal dimulai September 2019. Di mana, kontraktornya adalah Vinci Construction yang berasal dari Prancis.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar Mansoer mengatakan, komitmen investasi kontraktor asal Prancis itu sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000).

"Vinci sudah komitmen untuk investasi US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun selama 15 tahun," kata Mansoer di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Nilai investasi sebesar Rp 14 triliun itu tidak hanya untuk sirkuit MotoGP di Mandalika. Melainkan juga perangkat lainnya yang mendukung penyelenggaraan balapan untuk Marc Marquez Cs.

"Vinci yang tahu detailnya, ITDC hanya jalan dasar. Vinci itu sirkuit, convention center, hotel, rumah sakit khusus untuk luka bakar. Kalau tabrakan ada respons darurat dan perawatan luka bakar," ujar dia.

Adapun, pembangunan sirkuit dimulai pada September 2019 dan ditargetkan rampung pada akhir 2020. Sehingga, pada 2021 sudah bisa dipakai.

Sirkuit MotoGP di Mandalika dibangun dengan konsep street circuit. Artinya, jalanan tersebut dibuka untuk umum kala tak ada acara. Sirkuit itu ditargetkan selesai di tahun 2021.

ITDC, kata Mansoer, sudah membangun jalan sepanjang 11 kilometer (km) yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh Vinci dalam membangun sirkuit dan fasilitas MotoGP di Mandalika. "ITDC fasilitas dasar, Vinci fasilitas sirkuit," ungkap dia. kbc10

Bagikan artikel ini: